{"id":460,"date":"2026-06-01T14:52:38","date_gmt":"2026-06-01T07:52:38","guid":{"rendered":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/?p=460"},"modified":"2026-06-01T16:43:44","modified_gmt":"2026-06-01T09:43:44","slug":"blocking-bola-voli-ketahui-pengertian-dan-triknya-berikut-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/blocking-bola-voli\/","title":{"rendered":"Blocking Bola Voli: Teknik, Jenis, Cara Menghadapi, dan Kesalahan Umum"},"content":{"rendered":"<p>Blocking menjadi teknik pertahanan utama untuk menahan serangan lawan di dekat net. Teknik ini menentukan apakah smash lawan bisa langsung dihentikan, diperlambat, atau diarahkan ke pemain bertahan.<\/p>\n<h2>Pengertian Blocking Bola Voli<\/h2>\n<p>Blocking bola voli adalah teknik membendung serangan lawan di dekat net.<\/p>\n<p>Pemain melakukan blocking dengan melompat dan mengangkat tangan di atas net. Tujuan blocking adalah menghentikan smash, mempersempit ruang serangan, dan membantu pertahanan belakang membaca arah bola.<\/p>\n<p>Blocking tidak hanya mengandalkan tinggi badan. Timing, posisi tangan, pembacaan setter, dan kerja sama antar pemain lebih menentukan hasil block.<\/p>\n<h2>Fungsi Blocking dalam Bola Voli<\/h2>\n<p>Blocking berfungsi untuk mengurangi ancaman serangan lawan.<\/p>\n<p>Block yang baik bisa langsung menghasilkan poin. Jika bola tidak langsung mati, block tetap berguna untuk memperlambat laju bola agar pemain belakang lebih mudah melakukan dig.<\/p>\n<p>Fungsi utama blocking:<\/p>\n<ul>\n<li>Menahan smash lawan<\/li>\n<li>Mempersempit sudut pukulan spiker<\/li>\n<li>Mengarahkan bola ke area pertahanan sendiri<\/li>\n<li>Menekan mental penyerang lawan<\/li>\n<li>Membantu libero dan defender membaca arah bola<\/li>\n<li>Mengurangi kekuatan serangan lawan<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Teknik Dasar Blocking Bola Voli<\/h2>\n<p>Teknik dasar blocking terdiri dari posisi awal, pembacaan bola, lompatan, posisi tangan, dan pendaratan.<\/p>\n<p>Setiap tahap harus dilakukan dengan tepat agar block tidak mudah ditembus lawan.<\/p>\n<h3>Posisi Awal<\/h3>\n<p>Posisi awal blocking harus siap di dekat net.<\/p>\n<p>Pemain berdiri dengan lutut sedikit menekuk, kedua tangan di depan dada, dan pandangan mengarah ke setter lawan. Posisi ini membantu blocker bergerak cepat ke kanan, kiri, atau tengah.<\/p>\n<h3>Membaca Setter<\/h3>\n<p>Membaca setter adalah kunci awal blocking.<\/p>\n<p>Blocker perlu melihat arah bahu, posisi tangan, dan tinggi umpan setter. Dari gerakan setter, blocker bisa menebak apakah bola akan diarahkan ke outside hitter, opposite hitter, atau middle blocker.<\/p>\n<h3>Timing Lompatan<\/h3>\n<p>Timing lompatan menentukan keberhasilan block.<\/p>\n<p>Blocker tidak boleh melompat terlalu cepat atau terlalu lambat. Lompatan terlalu cepat membuat tangan turun sebelum bola dipukul. Lompatan terlalu lambat membuat bola sudah melewati block.<\/p>\n<h3>Posisi Tangan<\/h3>\n<p>Posisi tangan harus menutup jalur serangan lawan.<\/p>\n<p>Telapak tangan menghadap ke area lawan. Jari dibuka kuat. Pergelangan tangan aktif menekan bola ke bawah agar bola tidak mudah melewati block.<\/p>\n<h3>Pendaratan<\/h3>\n<p>Pendaratan harus aman dan seimbang.<\/p>\n<p>Blocker perlu mendarat dengan dua kaki dan menghindari sentuhan net. Pendaratan yang buruk bisa menyebabkan cedera atau pelanggaran net touch.<\/p>\n<h2>Jenis Blocking Bola Voli<\/h2>\n<p>Jenis blocking ditentukan oleh jumlah pemain yang melakukan block dan arah serangan lawan.<\/p>\n<p>Setiap jenis block punya fungsi berbeda dalam pertahanan tim.<\/p>\n<h3>Single Block<\/h3>\n<p>Single block adalah block yang dilakukan oleh satu pemain.<\/p>\n<p>Jenis block ini sering terjadi saat serangan lawan cepat atau blocker lain terlambat membantu. Single block membutuhkan pembacaan arah bola yang cepat.<\/p>\n<p>Single block cocok untuk:<\/p>\n<ul>\n<li>Serangan cepat<\/li>\n<li>Situasi satu lawan satu<\/li>\n<li>Menahan quick attack<\/li>\n<li>Mengganggu arah smash lawan<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Double Block<\/h3>\n<p>Double block adalah block yang dilakukan oleh dua pemain.<\/p>\n<p>Jenis block ini paling sering dipakai untuk menahan smash dari outside hitter atau opposite hitter. Dua blocker bisa menutup area line dan cross dengan lebih baik.<\/p>\n<p>Double block cocok untuk:<\/p>\n<ul>\n<li>Smash keras dari sisi lapangan<\/li>\n<li>Serangan open spike<\/li>\n<li>Menghadapi spiker utama lawan<\/li>\n<li>Menutup sudut pukulan yang lebih luas<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Triple Block<\/h3>\n<p>Triple block adalah block yang dilakukan oleh tiga pemain.<\/p>\n<p>Jenis block ini dipakai saat tim lawan memiliki spiker dominan. Tiga blocker menutup hampir seluruh ruang serangan di dekat net.<\/p>\n<p>Triple block cocok untuk:<\/p>\n<ul>\n<li>Menghadapi spiker sangat kuat<\/li>\n<li>Situasi bola tinggi dan mudah dibaca<\/li>\n<li>Momen penting dalam pertandingan<\/li>\n<li>Menutup serangan dari open ball<\/li>\n<\/ul>\n<p>Triple block berisiko membuka area belakang jika bola diarahkan dengan tip atau soft spike.<\/p>\n<h2>Blocking Berdasarkan Area Serangan<\/h2>\n<p>Blocking perlu disesuaikan dengan area datangnya serangan.<\/p>\n<p>Serangan dari depan, tengah, dan sisi lapangan membutuhkan posisi block yang berbeda.<\/p>\n<h3>Blocking dari Depan<\/h3>\n<p>Blocking dari depan dilakukan saat spiker menyerang langsung di hadapan blocker.<\/p>\n<p>Situasi ini sering terjadi ketika bola berada dekat net. Blocker harus menjaga posisi tangan tetap kuat dan tidak mudah tertipu oleh gerak bahu spiker.<\/p>\n<p>Cara menghadapi blocking dari depan:<\/p>\n<ul>\n<li>Jaga tangan tetap tinggi<\/li>\n<li>Tutup jalur pukulan lurus<\/li>\n<li>Perhatikan arah bahu spiker<\/li>\n<li>Jangan turun sebelum bola dipukul<\/li>\n<li>Siap menghadapi tip pendek<\/li>\n<\/ul>\n<p>Blocking dari depan menuntut reaksi cepat karena jarak bola dengan blocker sangat dekat.<\/p>\n<h3>Blocking dari Tengah<\/h3>\n<p>Blocking dari tengah dilakukan untuk menahan quick attack atau serangan cepat.<\/p>\n<p>Middle blocker biasanya menjadi pemain utama dalam situasi ini. Timing menjadi faktor terpenting karena bola datang lebih cepat dibanding open spike.<\/p>\n<p>Cara menghadapi blocking dari tengah:<\/p>\n<ul>\n<li>Baca posisi setter sejak awal<\/li>\n<li>Bergerak cepat mengikuti arah bola<\/li>\n<li>Lompat sesuai tempo umpan<\/li>\n<li>Tutup ruang di depan middle hitter<\/li>\n<li>Komunikasi dengan blocker sisi kanan dan kiri<\/li>\n<\/ul>\n<p>Blocking dari tengah membantu tim mematikan serangan cepat lawan sebelum bola berkembang ke sisi lapangan.<\/p>\n<h3>Blocking dari Sisi Kiri<\/h3>\n<p>Blocking dari sisi kiri dilakukan untuk menahan serangan opposite hitter lawan.<\/p>\n<p>Blocker perlu menjaga area line dan cross. Posisi tangan harus menutup jalur paling berbahaya sesuai arah ancang-ancang spiker.<\/p>\n<p>Cara menghadapi serangan dari sisi kiri:<\/p>\n<ul>\n<li>Tutup line jika spiker sering menyerang lurus<\/li>\n<li>Buka komunikasi dengan defender belakang<\/li>\n<li>Jangan terlalu masuk ke tengah<\/li>\n<li>Perhatikan kemungkinan cross spike<\/li>\n<li>Siap menghadapi bola tip<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Blocking dari Sisi Kanan<\/h3>\n<p>Blocking dari sisi kanan dilakukan untuk menahan serangan outside hitter lawan.<\/p>\n<p>Serangan dari sisi ini sering menjadi sumber poin utama tim lawan. Double block sering dipakai untuk menutup ruang pukulan outside hitter.<\/p>\n<p>Cara menghadapi serangan dari sisi kanan:<\/p>\n<ul>\n<li>Tutup sudut diagonal<\/li>\n<li>Jaga tangan luar tetap kuat<\/li>\n<li>Baca arah awalan spiker<\/li>\n<li>Koordinasi dengan middle blocker<\/li>\n<li>Siapkan defender untuk bola pantul<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Blocking Back Attack<\/h3>\n<p>Blocking back attack dilakukan untuk menahan serangan pemain belakang.<\/p>\n<p>Pemain belakang menyerang dari belakang attack line. Blocker harus membaca jarak awalan spiker dan arah bola dari setter.<\/p>\n<p>Cara menghadapi back attack:<\/p>\n<ul>\n<li>Jangan terlalu fokus pada pemain depan<\/li>\n<li>Baca posisi back row player<\/li>\n<li>Perhatikan tinggi umpan setter<\/li>\n<li>Siapkan double block jika bola mudah dibaca<\/li>\n<li>Arahkan block agar defender bisa melakukan dig<\/li>\n<\/ul>\n<p>Back attack sering mengecoh block karena serangan datang dari area belakang.<\/p>\n<h2>Cara Menghadapi Blocking Lawan Saat Menyerang<\/h2>\n<p>Spiker harus tahu cara melewati block lawan.<\/p>\n<p>Serangan tidak selalu harus dipukul keras. Pemain bisa memakai arah pukulan, tempo, dan variasi serangan untuk mengalahkan block.<\/p>\n<h3>Menggunakan Cross Spike<\/h3>\n<p>Cross spike membantu spiker menghindari block lurus.<\/p>\n<p>Pukulan menyilang memberi ruang target lebih lebar. Teknik ini efektif saat blocker menutup area line.<\/p>\n<h3>Menggunakan Line Spike<\/h3>\n<p>Line spike membantu spiker menyerang area samping lapangan.<\/p>\n<p>Teknik ini efektif saat blocker terlalu menutup arah diagonal. Line spike membutuhkan akurasi tinggi agar bola tidak keluar.<\/p>\n<h3>Menggunakan Tip<\/h3>\n<p>Tip membantu spiker mengecoh block rapat.<\/p>\n<p>Pemain cukup menyentuh bola pelan ke area kosong di belakang blocker. Teknik ini efektif saat lawan sudah menunggu smash keras.<\/p>\n<h3>Memukul Bola ke Tangan Blocker<\/h3>\n<p>Memukul bola ke tangan blocker bisa menghasilkan bola keluar.<\/p>\n<p>Teknik ini sering disebut block out atau wipe. Spiker sengaja mengarahkan bola ke ujung tangan blocker agar bola memantul keluar lapangan.<\/p>\n<h3>Mengubah Timing Pukulan<\/h3>\n<p>Mengubah timing pukulan membuat blocker sulit membaca serangan.<\/p>\n<p>Spiker bisa menahan pukulan sepersekian detik atau mempercepat ayunan tangan. Perubahan kecil bisa membuat block lawan tidak tepat waktu.<\/p>\n<h2>Cara Menghadapi Blocking dari Depan, Tengah, dan Sisi Lapangan<\/h2>\n<p>Menghadapi blocking membutuhkan keputusan cepat dari spiker.<\/p>\n<p>Setiap posisi block memberi tantangan berbeda. Pemain perlu memilih arah serangan sesuai ruang yang terbuka.<\/p>\n<h3>Saat Menghadapi Block dari Depan<\/h3>\n<p>Spiker perlu menghindari pukulan langsung ke tangan blocker.<\/p>\n<p>Pilihan serangan yang bisa digunakan:<\/p>\n<ul>\n<li>Tip ke belakang blocker<\/li>\n<li>Line spike jika sisi terbuka<\/li>\n<li>Cross spike jika diagonal kosong<\/li>\n<li>Block out ke ujung tangan blocker<\/li>\n<\/ul>\n<p>Block dari depan paling berbahaya saat tangan blocker sudah masuk ke area serangan.<\/p>\n<h3>Saat Menghadapi Block dari Tengah<\/h3>\n<p>Spiker perlu bermain lebih cepat atau lebih cerdas.<\/p>\n<p>Middle blocker biasanya punya jangkauan tinggi. Spiker bisa memakai variasi tempo agar blocker tidak siap.<\/p>\n<p>Pilihan serangan yang bisa digunakan:<\/p>\n<ul>\n<li>Quick attack lebih cepat<\/li>\n<li>Semi smash<\/li>\n<li>Tip pendek<\/li>\n<li>Serangan ke area kosong<\/li>\n<li>Umpan ke sisi lain jika block terlalu rapat<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Saat Menghadapi Double Block<\/h3>\n<p>Spiker perlu mencari celah antara dua blocker atau memanfaatkan tangan luar blocker.<\/p>\n<p>Pilihan serangan yang bisa digunakan:<\/p>\n<ul>\n<li>Cross tajam<\/li>\n<li>Line spike<\/li>\n<li>Block out<\/li>\n<li>Tip ke tengah kosong<\/li>\n<li>Pukulan pelan ke area belakang<\/li>\n<\/ul>\n<p>Double block kuat di dekat net, tetapi masih bisa dikalahkan dengan arah bola yang tepat.<\/p>\n<h3>Saat Menghadapi Triple Block<\/h3>\n<p>Spiker sebaiknya tidak memaksakan smash keras ke tengah block.<\/p>\n<p>Triple block menutup ruang besar di depan net. Pilihan terbaik biasanya mengubah arah serangan atau memakai sentuhan halus.<\/p>\n<p>Pilihan serangan yang bisa digunakan:<\/p>\n<ul>\n<li>Tip ke area kosong<\/li>\n<li>Roll shot ke belakang block<\/li>\n<li>Block out ke tangan luar<\/li>\n<li>Umpan ulang jika posisi kurang ideal<\/li>\n<li>Serangan cepat sebelum block terbentuk<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Kesalahan Umum Saat Blocking<\/h2>\n<p>Kesalahan blocking sering terjadi karena timing buruk dan posisi tangan kurang tepat.<\/p>\n<p>Pemain perlu memperbaiki teknik dasar sebelum menambah kekuatan lompatan.<\/p>\n<p>Kesalahan blocking yang sering terjadi:<\/p>\n<ul>\n<li>Melompat terlalu cepat<\/li>\n<li>Melompat terlalu lambat<\/li>\n<li>Tangan tidak menekan ke area lawan<\/li>\n<li>Jari terlalu rapat atau lemas<\/li>\n<li>Posisi tubuh terlalu jauh dari net<\/li>\n<li>Menyentuh net saat turun<\/li>\n<li>Mendarat melewati garis tengah<\/li>\n<li>Tidak membaca setter<\/li>\n<li>Tidak berkomunikasi dengan blocker lain<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kesalahan kecil bisa membuat block mudah ditembus atau menghasilkan pelanggaran.<\/p>\n<h2>Pelanggaran Saat Blocking<\/h2>\n<p>Blocking memiliki aturan khusus yang harus dipahami pemain.<\/p>\n<p>Pelanggaran saat block bisa memberi poin langsung kepada lawan.<\/p>\n<p>Pelanggaran blocking yang umum:<\/p>\n<ul>\n<li>Net touch saat melakukan block<\/li>\n<li>Block terhadap servis lawan<\/li>\n<li>Pemain belakang melakukan block<\/li>\n<li>Libero melakukan block<\/li>\n<li>Tangan masuk terlalu jauh dan mengganggu lawan sebelum serangan<\/li>\n<li>Mendarat melewati garis tengah dan mengganggu lawan<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pemain depan boleh melakukan block. Pemain belakang dan libero tidak boleh menyelesaikan block.<\/p>\n<h2>Peran Posisi Pemain dalam Blocking<\/h2>\n<p>Setiap posisi punya tugas berbeda saat melakukan block.<\/p>\n<p>Koordinasi posisi menentukan apakah block mampu menutup serangan lawan dengan baik.<\/p>\n<h3>Middle Blocker<\/h3>\n<p>Middle blocker menjadi pemain utama dalam sistem blocking.<\/p>\n<p>Pemain ini membaca setter, menutup quick attack, dan membantu block ke sisi kiri atau kanan. Middle blocker membutuhkan reaksi cepat dan kemampuan bergerak lateral.<\/p>\n<h3>Outside Hitter<\/h3>\n<p>Outside hitter membantu block dari sisi kiri pertahanan tim.<\/p>\n<p>Pemain ini sering menghadapi opposite hitter lawan. Outside hitter harus menjaga line dan membantu middle blocker saat bola diarahkan ke sisi.<\/p>\n<h3>Opposite Hitter<\/h3>\n<p>Opposite hitter membantu block dari sisi kanan pertahanan tim.<\/p>\n<p>Pemain ini sering menghadapi outside hitter lawan. Karena outside hitter lawan sering menjadi penyerang utama, opposite hitter harus kuat dalam blocking.<\/p>\n<h3>Libero<\/h3>\n<p>Libero tidak boleh melakukan block.<\/p>\n<p>Peran libero adalah menutup area belakang setelah block terbentuk. Libero membaca bola pantul, tip, dan smash yang melewati tangan blocker.<\/p>\n<h2>Hubungan Blocking dengan Strategi Tim<\/h2>\n<p>Blocking tidak berdiri sendiri.<\/p>\n<p>Block harus bekerja bersama pertahanan belakang. Jika blocker menutup line, defender bisa bersiap di area cross. Jika blocker menutup cross, defender bisa menjaga area line.<\/p>\n<p>Strategi blocking yang umum:<\/p>\n<ul>\n<li>Read block untuk membaca setter<\/li>\n<li>Commit block untuk menutup serangan cepat<\/li>\n<li>Spread block untuk menghadapi banyak opsi serangan<\/li>\n<li>Soft block untuk memperlambat bola<\/li>\n<li>Block and defense untuk mengarahkan bola ke defender<\/li>\n<\/ul>\n<p>Tim yang punya sistem block jelas lebih mudah mengatur pertahanan.<\/p>\n<h2>Latihan Blocking Bola Voli<\/h2>\n<p>Latihan blocking harus membangun timing, lompatan, gerak kaki, dan koordinasi.<\/p>\n<p>Latihan tidak cukup hanya melompat di depan net. Pemain juga perlu membaca arah bola dan bekerja sama dengan blocker lain.<\/p>\n<p>Latihan blocking yang bisa dilakukan:<\/p>\n<ul>\n<li>Latihan posisi siap di depan net<\/li>\n<li>Latihan footwork kanan dan kiri<\/li>\n<li>Latihan lompatan vertikal<\/li>\n<li>Latihan tangan menekan ke depan<\/li>\n<li>Latihan membaca setter<\/li>\n<li>Latihan single block<\/li>\n<li>Latihan double block<\/li>\n<li>Latihan block lalu transisi bertahan<\/li>\n<li>Latihan menghadapi quick attack<\/li>\n<li>Latihan menghadapi open spike<\/li>\n<\/ul>\n<p>Latihan yang konsisten membuat block lebih rapi dan minim pelanggaran.<\/p>\n<h2>Ringkasan Teknik Blocking Bola Voli<\/h2>\n<p>Ringkasan ini membantu pemain memahami inti blocking dengan cepat.<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Aspek Blocking<\/th>\n<th>Inti Penjelasan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Tujuan<\/td>\n<td>Menahan atau memperlambat serangan lawan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Pemain utama<\/td>\n<td>Middle blocker, outside hitter, opposite hitter<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Jenis block<\/td>\n<td>Single block, double block, triple block<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Area block<\/td>\n<td>Depan, tengah, sisi kiri, sisi kanan, back attack<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Kunci teknik<\/td>\n<td>Timing, posisi tangan, lompatan, pembacaan setter<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Kesalahan umum<\/td>\n<td>Net touch, timing salah, tangan lemah<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Cara mengalahkan block<\/td>\n<td>Tip, cross spike, line spike, block out<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Pemain yang tidak boleh block<\/td>\n<td>Libero dan pemain belakang<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2>Peran Jersey dalam Blocking Bola Voli<\/h2>\n<p>Jersey voli harus mendukung gerakan lompatan dan ayunan tangan.<\/p>\n<p>Blocking membutuhkan gerakan cepat di dekat net. Pemain harus melompat, mengangkat tangan, bergerak lateral, dan mendarat dengan stabil. Jersey yang ringan dan tidak kaku membantu pemain bergerak lebih nyaman.<\/p>\n<p>Jersey juga membantu identifikasi posisi di lapangan. Libero memakai warna berbeda karena memiliki aturan khusus dan tidak boleh melakukan block. Nomor punggung membantu wasit mencatat pelanggaran seperti net touch atau block ilegal.<\/p>\n<p>Untuk tim voli, <a href=\"https:\/\/www.garudaprint.com\/jersey-voli\/\">jersey voli printing<\/a> custom bisa dibuat dengan:<\/p>\n<ul>\n<li>Nomor pemain yang jelas<\/li>\n<li>Nama pemain<\/li>\n<li>Logo tim<\/li>\n<li>Warna utama tim<\/li>\n<li>Jersey libero berbeda warna<\/li>\n<li>Bahan ringan untuk latihan dan pertandingan<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Blocking bola voli adalah teknik membendung serangan lawan di dekat net.<\/p>\n<p>Teknik blocking membutuhkan posisi awal yang siap, pembacaan setter, timing lompatan, posisi tangan yang kuat, dan pendaratan aman. Jenis blocking meliputi single block, double block, dan triple block.<\/p>\n<p>Pemain juga perlu memahami cara menghadapi blocking dari depan, tengah, sisi lapangan, double block, dan triple block. Blocking yang baik tidak hanya menghentikan bola, tetapi juga membantu sistem pertahanan tim bekerja lebih rapi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Blocking menjadi teknik pertahanan utama untuk menahan serangan lawan di dekat net. Teknik ini menentukan apakah smash lawan bisa langsung &#8230; <\/p>\n<p class=\"read-more-container\"><a title=\"Blocking Bola Voli: Teknik, Jenis, Cara Menghadapi, dan Kesalahan Umum\" class=\"read-more button\" href=\"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/blocking-bola-voli\/#more-460\" aria-label=\"More on Blocking Bola Voli: Teknik, Jenis, Cara Menghadapi, dan Kesalahan Umum\">Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":805,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-460","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bola-voli","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50","resize-featured-image"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Blocking Bola Voli: Teknik, Jenis, Cara Menghadapi, dan Kesalahan Umum<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/blocking-bola-voli\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Blocking Bola Voli: Teknik, Jenis, Cara Menghadapi, dan Kesalahan Umum\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Blocking menjadi teknik pertahanan utama untuk menahan serangan lawan di dekat net. Teknik ini menentukan apakah smash lawan bisa langsung ... Selengkapnya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/blocking-bola-voli\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Garuda Sport\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-01T07:52:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-01T09:43:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/blocking-bola-voli-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"991\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"541\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"garudasport\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"garudasport\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/blocking-bola-voli\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/blocking-bola-voli\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"garudasport\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/58df419b107e555236dbcada9200757e\"},\"headline\":\"Blocking Bola Voli: Teknik, Jenis, Cara Menghadapi, dan Kesalahan Umum\",\"datePublished\":\"2026-06-01T07:52:38+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-01T09:43:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/blocking-bola-voli\\\/\"},\"wordCount\":2104,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/blocking-bola-voli\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/08\\\/blocking-bola-voli-1.jpg\",\"articleSection\":[\"\ud83e\udd47 Voli\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/blocking-bola-voli\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/blocking-bola-voli\\\/\",\"name\":\"Blocking Bola Voli: Teknik, Jenis, Cara Menghadapi, dan Kesalahan Umum\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/blocking-bola-voli\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/blocking-bola-voli\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/08\\\/blocking-bola-voli-1.jpg\",\"datePublished\":\"2026-06-01T07:52:38+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-01T09:43:44+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/58df419b107e555236dbcada9200757e\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/blocking-bola-voli\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/blocking-bola-voli\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/blocking-bola-voli\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/08\\\/blocking-bola-voli-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/08\\\/blocking-bola-voli-1.jpg\",\"width\":991,\"height\":541,\"caption\":\"blocking bola voli\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/blocking-bola-voli\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Blocking Bola Voli: Teknik, Jenis, Cara Menghadapi, dan Kesalahan Umum\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/\",\"name\":\"Garuda Sport\",\"description\":\"Panduan Olahraga Tim dan Komunitas\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/58df419b107e555236dbcada9200757e\",\"name\":\"garudasport\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3417458c9215a86d4f7e0165b04ac4b079b7462d3e3b3c91f4cd0619ed01fce3?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3417458c9215a86d4f7e0165b04ac4b079b7462d3e3b3c91f4cd0619ed01fce3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3417458c9215a86d4f7e0165b04ac4b079b7462d3e3b3c91f4cd0619ed01fce3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"garudasport\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.garudaprint.com\\\/olahraga\\\/author\\\/garudasport\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Blocking Bola Voli: Teknik, Jenis, Cara Menghadapi, dan Kesalahan Umum","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/blocking-bola-voli\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Blocking Bola Voli: Teknik, Jenis, Cara Menghadapi, dan Kesalahan Umum","og_description":"Blocking menjadi teknik pertahanan utama untuk menahan serangan lawan di dekat net. Teknik ini menentukan apakah smash lawan bisa langsung ... Selengkapnya","og_url":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/blocking-bola-voli\/","og_site_name":"Garuda Sport","article_published_time":"2026-06-01T07:52:38+00:00","article_modified_time":"2026-06-01T09:43:44+00:00","og_image":[{"width":991,"height":541,"url":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/blocking-bola-voli-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"garudasport","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"garudasport","Est. reading time":"10 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/blocking-bola-voli\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/blocking-bola-voli\/"},"author":{"name":"garudasport","@id":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/#\/schema\/person\/58df419b107e555236dbcada9200757e"},"headline":"Blocking Bola Voli: Teknik, Jenis, Cara Menghadapi, dan Kesalahan Umum","datePublished":"2026-06-01T07:52:38+00:00","dateModified":"2026-06-01T09:43:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/blocking-bola-voli\/"},"wordCount":2104,"image":{"@id":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/blocking-bola-voli\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/blocking-bola-voli-1.jpg","articleSection":["\ud83e\udd47 Voli"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/blocking-bola-voli\/","url":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/blocking-bola-voli\/","name":"Blocking Bola Voli: Teknik, Jenis, Cara Menghadapi, dan Kesalahan Umum","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/blocking-bola-voli\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/blocking-bola-voli\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/blocking-bola-voli-1.jpg","datePublished":"2026-06-01T07:52:38+00:00","dateModified":"2026-06-01T09:43:44+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/#\/schema\/person\/58df419b107e555236dbcada9200757e"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/blocking-bola-voli\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/blocking-bola-voli\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/blocking-bola-voli\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/blocking-bola-voli-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/blocking-bola-voli-1.jpg","width":991,"height":541,"caption":"blocking bola voli"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/blocking-bola-voli\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Blocking Bola Voli: Teknik, Jenis, Cara Menghadapi, dan Kesalahan Umum"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/#website","url":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/","name":"Garuda Sport","description":"Panduan Olahraga Tim dan Komunitas","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/#\/schema\/person\/58df419b107e555236dbcada9200757e","name":"garudasport","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3417458c9215a86d4f7e0165b04ac4b079b7462d3e3b3c91f4cd0619ed01fce3?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3417458c9215a86d4f7e0165b04ac4b079b7462d3e3b3c91f4cd0619ed01fce3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3417458c9215a86d4f7e0165b04ac4b079b7462d3e3b3c91f4cd0619ed01fce3?s=96&d=mm&r=g","caption":"garudasport"},"url":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/author\/garudasport\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/460","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=460"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/460\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2165,"href":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/460\/revisions\/2165"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/wp-json\/wp\/v2\/media\/805"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=460"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=460"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.garudaprint.com\/olahraga\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=460"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}