Aturan Bermain Badminton: Skor, Servis, Lapangan, Fault, dan Seragam

Badminton punya aturan yang mengatur skor, servis, area permainan, kesalahan, dan perlengkapan pemain.

Aturan ini membantu pertandingan berjalan adil. Pemain juga lebih mudah memahami kapan mendapat poin, kapan servis berpindah, dan apa saja kesalahan yang harus dihindari.

Aturan Skor Badminton

Sistem skor badminton memakai rally point.

Setiap reli menghasilkan satu poin. Poin bisa didapat oleh pihak yang melakukan servis maupun pihak yang menerima servis.

Dalam format yang masih berlaku sampai 2026, satu game dimainkan sampai 21 poin. Pemain atau pasangan harus unggul minimal 2 poin untuk menang.

Jika skor 20-20, game berlanjut sampai salah satu pihak unggul 2 poin. Jika skor mencapai 29-29, pihak yang mendapatkan poin ke-30 memenangkan game.

Jumlah Game dalam Badminton

Pertandingan badminton biasanya memakai sistem best of three games.

Artinya, pemain atau pasangan yang menang 2 game lebih dulu menjadi pemenang pertandingan.

Jika kedua pihak sama-sama menang 1 game, pertandingan dilanjutkan ke game ketiga sebagai penentu.

Aturan Servis Badminton

Servis badminton harus dilakukan dari area servis yang benar.

Pemain yang melakukan servis harus memukul shuttlecock dari bawah dengan posisi yang sah. Shuttlecock harus diarahkan ke area servis lawan secara diagonal.

Dalam pertandingan, kesalahan servis bisa langsung memberi poin kepada lawan.

Posisi Servis Tunggal

Pada permainan tunggal, posisi servis ditentukan oleh angka poin pemain yang melakukan servis.

Jika poin server genap, servis dilakukan dari sisi kanan. Jika poin server ganjil, servis dilakukan dari sisi kiri.

Area servis tunggal lebih panjang dan lebih sempit dibanding area servis ganda.

Posisi Servis Ganda

Pada permainan ganda, posisi servis juga mengikuti angka poin pihak yang melakukan servis.

Jika poin pasangan server genap, servis dilakukan dari sisi kanan. Jika poin ganjil, servis dilakukan dari sisi kiri.

Dalam ganda, area servis lebih pendek tetapi lebih lebar. Setelah servis diterima, seluruh area lapangan ganda bisa digunakan untuk bermain.

Aturan Lapangan Badminton

Lapangan badminton memiliki garis berbeda untuk tunggal dan ganda.

Pada permainan tunggal, area samping bagian luar tidak digunakan. Pada permainan ganda, area samping bagian luar digunakan setelah servis berjalan.

Garis belakang juga perlu diperhatikan saat servis. Area servis ganda lebih pendek karena garis servis belakang ganda berbeda dari garis belakang utama.

Aturan Shuttlecock Masuk dan Keluar

Shuttlecock dianggap masuk jika menyentuh garis lapangan.

Jika shuttlecock jatuh di luar garis area permainan, maka shuttlecock dianggap keluar. Pemain yang memukul shuttlecock keluar akan kehilangan reli.

Garis lapangan termasuk bagian dari area permainan. Karena itu, shuttlecock yang jatuh tepat di garis tetap dinyatakan masuk.

Aturan Fault dalam Badminton

Fault adalah kesalahan yang membuat pemain kehilangan reli.

Fault bisa terjadi karena kesalahan servis, shuttlecock keluar, shuttlecock menyentuh tubuh, atau pemain melanggar area net.

Contoh fault dalam badminton:

  • Shuttlecock jatuh di luar area permainan
  • Shuttlecock gagal melewati net
  • Pemain menyentuh net dengan raket atau tubuh
  • Pemain memukul shuttlecock dua kali
  • Pemain mengganggu lawan
  • Servis dilakukan dari area yang salah
  • Shuttlecock menyentuh tubuh pemain

Aturan Let dalam Badminton

Let adalah kondisi ketika reli harus diulang.

Let biasanya terjadi jika ada gangguan yang tidak disengaja, shuttlecock rusak saat reli, atau situasi tertentu yang membuat permainan tidak bisa dilanjutkan secara adil.

Saat let diberikan, poin tidak bertambah dan servis diulang.

Aturan Interval dan Istirahat

Badminton memiliki jeda istirahat dalam pertandingan.

Saat salah satu pihak mencapai 11 poin, pemain mendapat interval singkat. Di antara game, pemain juga mendapat waktu istirahat sebelum game berikutnya dimulai.

Jeda ini membantu pemain mengatur napas, menerima arahan pelatih, dan mempersiapkan strategi berikutnya.

Aturan Pergantian Sisi Lapangan

Pemain berganti sisi lapangan setelah satu game selesai.

Pada game ketiga, pemain juga berganti sisi saat salah satu pihak mencapai 11 poin. Pergantian sisi membantu pertandingan tetap adil karena kondisi lapangan, cahaya, atau angin bisa memengaruhi permainan.

Aturan Seragam dalam Badminton

Seragam badminton harus berupa pakaian olahraga yang pantas dan nyaman digunakan saat bertanding.

Dalam turnamen resmi, pakaian pemain harus mengikuti regulasi penyelenggara. BWF mengatur bahwa pakaian pemain harus termasuk acceptable badminton sports clothing, dan pakaian tidak boleh dimodifikasi asal-asalan dengan menempel atau menutup sponsor agar terlihat sesuai aturan.

Aturan Warna Seragam Badminton

Warna seragam badminton biasanya mengikuti ketentuan turnamen atau tim.

Untuk pertandingan beregu, pemain dari tim yang sama umumnya memakai warna seragam yang selaras agar identitas tim mudah dikenali. Pada level tertentu, penyelenggara juga bisa mengatur warna, nama pemain, negara, sponsor, dan ukuran logo.

Untuk sekolah, klub, komunitas, atau turnamen lokal, seragam yang rapi membantu pemain terlihat lebih kompak dan profesional.

Apakah Pemain Badminton Harus Memakai Seragam yang Sama?

Pada pertandingan beregu atau ganda, seragam biasanya dibuat serasi agar identitas tim terlihat jelas.

Namun, aturan detail bisa berbeda sesuai level turnamen. Kompetisi sekolah, komunitas, daerah, nasional, dan internasional dapat memiliki ketentuan yang tidak sama.

Yang penting, seragam tidak mengganggu gerakan. Bahan sebaiknya ringan, adem, cepat kering, dan memberi ruang gerak untuk lompatan, smash, defense, dan footwork cepat.

Jersey Badminton Printing untuk Tim

Jersey badminton printing membantu tim tampil rapi saat latihan, sparing, dan turnamen.

Tim bisa mencetak nama pemain, nomor, logo klub, sponsor, dan warna identitas. Untuk badminton, pola baju sebaiknya nyaman di bahu dan lengan karena pemain sering melakukan smash, clear, drop shot, dan gerakan overhead.

Garuda Print menyediakan jersey badminton printing untuk sekolah, klub, komunitas, kantor, dan event olahraga. Desain bisa disesuaikan dengan kebutuhan tim dan aturan turnamen.

Kesimpulan

Aturan bermain badminton mencakup skor, servis, area lapangan, fault, let, interval, pergantian sisi, dan seragam pemain.

Sistem skor 21 poin masih berlaku sampai 2026. Format baru 3 x 15 dijadwalkan mulai berlaku pada Januari 2027 untuk kompetisi yang mengikuti perubahan BWF.

Seragam badminton harus nyaman, pantas untuk olahraga, dan mengikuti aturan turnamen. Untuk tim, jersey yang seragam membantu identitas terlihat lebih jelas di lapangan.

error: Content is protected !!