Pelanggaran dalam bola voli terjadi ketika pemain, tim, atau ofisial melanggar aturan permainan.
Setiap pelanggaran bisa memberi poin untuk lawan. Dalam sistem rally point, satu kesalahan langsung memengaruhi skor dan hak servis.
Pengertian Pelanggaran dalam Bola Voli
Pelanggaran dalam bola voli adalah tindakan yang tidak sesuai dengan aturan pertandingan.
Pelanggaran bisa terjadi saat servis, passing, set up, smash, block, rotasi, atau saat pemain berada di dekat net. Wasit menentukan jenis pelanggaran berdasarkan kontak bola, posisi pemain, urutan rotasi, dan perilaku pemain.
Perbedaan Fault dan Violation dalam Bola Voli
Fault adalah kesalahan yang membuat reli berhenti dan memberi poin kepada lawan.
Violation adalah pelanggaran terhadap aturan permainan. Dalam praktik pertandingan, banyak violation disebut sebagai fault karena hasil akhirnya sama, yaitu lawan mendapat poin atau hak servis.
Perbedaannya bisa dipahami seperti ini:
| Istilah | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| Fault | Kesalahan yang langsung memengaruhi reli | servis keluar, four hits, net touch |
| Violation | Pelanggaran aturan permainan | rotation violation, libero violation |
| Foul | Istilah umum untuk tindakan melanggar aturan | perilaku tidak sportif |
Dalam artikel Indonesia, istilah fault, violation, dan foul sering dipakai bergantian. Namun, pemain tetap perlu memahami bahwa semua istilah tersebut merujuk pada tindakan yang melanggar aturan.
Pelanggaran Sentuhan Bola
Pelanggaran sentuhan bola terjadi saat pemain memainkan bola dengan cara yang tidak sah.
Jenis pelanggaran ini sering muncul pada passing, set up, penyelamatan bola, dan serangan.
Four Hits
Four hits adalah pelanggaran karena satu tim menyentuh bola lebih dari tiga kali.
Satu tim hanya boleh melakukan maksimal tiga sentuhan sebelum mengirim bola ke area lawan. Jika terjadi sentuhan keempat, lawan mendapat poin.
Double Contact
Double contact adalah pelanggaran karena satu pemain menyentuh bola dua kali berturut-turut.
Pelanggaran ini sering terjadi saat passing atas atau set up yang tidak bersih. Wasit biasanya melihat arah bola, kontak tangan, dan gerakan bola setelah sentuhan.
Carry atau Lift
Carry atau lift adalah pelanggaran karena bola tertahan terlalu lama di tangan pemain.
Bola harus dipantulkan, bukan ditangkap, diangkat, atau dibawa. Kesalahan ini sering terjadi saat pemain mencoba mengontrol bola yang datang terlalu sulit.
Assisted Hit
Assisted hit adalah pelanggaran karena pemain mendapat bantuan fisik dari rekan setim untuk memainkan bola.
Pemain tidak boleh didorong, diangkat, atau ditahan oleh rekan setim agar bisa menjangkau bola.
Pelanggaran Saat Servis
Pelanggaran servis terjadi saat pemain melakukan kesalahan sebelum atau ketika memukul bola.
Kesalahan servis langsung memberi poin kepada lawan.
Foot Fault
Foot fault terjadi saat server menginjak garis akhir atau masuk ke lapangan sebelum memukul bola.
Server harus berada di belakang garis akhir saat kontak dengan bola terjadi.
Service Fault
Service fault adalah kesalahan saat servis tidak masuk dengan sah ke area lawan.
Contoh service fault:
- Bola servis keluar lapangan
- Bola servis tidak melewati net
- Bola servis menyentuh antena
- Server terlalu lama melakukan servis
- Servis dilakukan oleh pemain yang salah
Service fault membuat lawan mendapat poin dan hak servis.
Salah Urutan Servis
Salah urutan servis terjadi ketika pemain yang melakukan servis tidak sesuai rotasi.
Kesalahan ini membuat lawan mendapat poin. Posisi rotasi tim juga harus diperbaiki sebelum permainan dilanjutkan.
Pelanggaran Net dan Garis Tengah
Pelanggaran net dan garis tengah terjadi saat pemain mengganggu permainan di area dekat net.
Jenis pelanggaran ini sering terjadi saat smash, block, atau pendaratan setelah melompat.
Net Touch
Net touch adalah pelanggaran karena pemain menyentuh net saat bola sedang dimainkan.
Pelanggaran biasanya terjadi ketika pemain melakukan block, smash, atau mendarat setelah lompatan. Sentuhan net yang memengaruhi permainan dapat langsung dihukum.
Center Line Fault
Center line fault adalah pelanggaran karena pemain melewati garis tengah dan mengganggu lawan.
Sebagian kaki boleh melewati garis tengah jika masih ada bagian kaki yang menyentuh atau berada di atas garis tengah. Pelanggaran terjadi jika gerakan pemain mengganggu lawan atau membahayakan pemain lain.
Melewati Ruang Lawan
Pemain tidak boleh masuk ke ruang permainan lawan secara mengganggu.
Pelanggaran bisa terjadi jika tangan, kaki, atau tubuh pemain menghalangi lawan saat lawan sedang memainkan bola.
Pelanggaran Rotasi dan Posisi
Pelanggaran rotasi dan posisi terjadi saat susunan pemain tidak sesuai aturan.
Rotasi penting karena menentukan urutan servis dan posisi pemain depan serta belakang.
Rotation Fault
Rotation fault adalah kesalahan urutan rotasi pemain saat servis dilakukan.
Pemain harus berada sesuai urutan rotasi yang benar. Kesalahan rotasi membuat lawan mendapat poin.
Overlap
Overlap adalah pelanggaran posisi antar pemain sebelum servis dilakukan.
Pemain depan dan belakang harus mempertahankan posisi relatif sesuai aturan. Kesalahan overlap sering terjadi pada tim yang belum disiplin memahami rotasi.
Pelanggaran Serangan dan Block
Pelanggaran serangan dan block terjadi saat pemain menyerang atau membendung bola dari posisi yang tidak sah.
Aturan ini membedakan peran pemain depan, pemain belakang, dan libero.
Back Row Attack Fault
Back row attack fault terjadi saat pemain belakang melakukan serangan dari depan attack line.
Pemain belakang boleh menyerang. Namun, jika bola dipukul di atas tinggi net, lompatan harus dimulai dari belakang garis serang.
Block oleh Pemain Belakang
Pemain belakang tidak boleh melakukan block.
Jika pemain belakang ikut melakukan block dan menyentuh bola, pelanggaran diberikan kepada tim tersebut.
Block terhadap Servis
Pemain tidak boleh melakukan block terhadap servis lawan.
Bola servis harus diterima atau dimainkan sesuai aturan, bukan dibendung langsung di atas net.
Pelanggaran Khusus Libero
Libero memiliki aturan khusus karena berperan sebagai pemain bertahan.
Pelanggaran libero sering terjadi karena pemain belum memahami batasan posisi ini.
Libero Melakukan Block
Libero tidak boleh melakukan block atau mencoba melakukan block.
Jika libero ikut membendung bola di dekat net, lawan mendapat poin.
Libero Menyerang di Atas Net
Libero tidak boleh menyelesaikan serangan ketika bola sepenuhnya berada di atas tinggi net.
Aturan ini menjaga fungsi libero sebagai spesialis bertahan, bukan pemain penyerang.
Serangan dari Set Libero di Depan Attack Line
Pelanggaran terjadi jika libero melakukan passing atas dari depan attack line lalu rekan setim menyerang bola di atas tinggi net.
Jika libero melakukan set dari belakang attack line, serangan rekan setim tetap bisa dilakukan sesuai aturan.
Pelanggaran Perilaku dan Sportivitas
Pelanggaran perilaku terjadi karena tindakan pemain, pelatih, atau ofisial yang mengganggu fair play.
Jenis pelanggaran ini tidak selalu berhubungan dengan teknik bermain.
Protes Berlebihan
Protes berlebihan kepada wasit dapat menghasilkan sanksi.
Pemain dan pelatih boleh bertanya secara wajar. Namun, teriakan, gestur agresif, atau sikap menantang keputusan wasit dapat dianggap pelanggaran perilaku.
Mengulur Waktu
Mengulur waktu adalah tindakan memperlambat permainan secara sengaja.
Contohnya:
- Terlalu lama melakukan servis
- Lambat kembali ke posisi
- Sengaja menunda pergantian pemain
- Mengulur waktu saat bola keluar
Perilaku Tidak Sportif
Perilaku tidak sportif mencakup tindakan yang merusak suasana pertandingan.
Contohnya:
- Mengejek lawan
- Mengganggu konsentrasi lawan
- Menendang bola karena emosi
- Berdebat keras dengan lawan
- Mengabaikan instruksi wasit
Pelanggaran Berdasarkan Posisi Pemain
Setiap posisi dalam bola voli memiliki potensi pelanggaran yang berbeda.
Pemain perlu memahami batasan posisi agar tidak merugikan tim.
Pelanggaran yang Sering Dilakukan Setter
Setter sering melakukan pelanggaran pada sentuhan bola dan posisi set.
Pelanggaran setter yang umum:
- Double contact saat set up
- Carry saat bola tertahan
- Setter dump yang menyentuh net
- Set libero yang memicu pelanggaran attack line
- Salah posisi dalam rotasi
Setter perlu menjaga teknik tangan, posisi tubuh, dan lokasi saat memberi umpan.
Pelanggaran yang Sering Dilakukan Spiker
Spiker sering melakukan pelanggaran saat menyerang di dekat net.
Pelanggaran spiker yang umum:
- Net touch setelah smash
- Bola keluar lapangan
- Menginjak garis serang saat back attack
- Menyentuh antena
- Mendarat melewati garis tengah dan mengganggu lawan
Spiker perlu mengontrol awalan, titik pukul, arah bola, dan pendaratan.
Pelanggaran yang Sering Dilakukan Blocker
Blocker sering melakukan pelanggaran karena timing dan posisi tangan.
Pelanggaran blocker yang umum:
- Net touch saat block
- Block terhadap servis
- Masuk terlalu jauh ke ruang lawan
- Pemain belakang ikut melakukan block
- Menyentuh antena saat mencoba membendung bola
Blocker perlu membaca arah bola dan menjaga tubuh tetap stabil saat mendarat.
Pelanggaran yang Sering Dilakukan Libero
Libero sering melakukan pelanggaran karena batasan aturan posisi.
Pelanggaran libero yang umum:
- Melakukan block
- Mencoba melakukan block
- Menyerang bola di atas tinggi net
- Melakukan set atas dari depan attack line lalu bola diserang rekan setim
- Salah prosedur pergantian libero
Libero perlu fokus pada receive, dig, dan pertahanan belakang.
Pelanggaran yang Sering Dilakukan Server
Server sering melakukan pelanggaran pada garis, waktu, dan arah bola.
Pelanggaran server yang umum:
- Foot fault
- Servis keluar
- Servis tidak melewati net
- Servis menyentuh antena
- Servis dilakukan tidak sesuai urutan rotasi
Server perlu memperhatikan posisi kaki, batas waktu, dan target servis.
Sinyal Wasit untuk Pelanggaran Bola Voli
Sinyal wasit membantu pemain dan penonton memahami keputusan pertandingan.
Wasit memakai gerakan tangan untuk menunjukkan jenis pelanggaran dan tim yang mendapat poin.
Sinyal Double Contact
Sinyal double contact biasanya ditunjukkan dengan mengangkat dua jari.
Isyarat ini menunjukkan pemain menyentuh bola dua kali berturut-turut.
Sinyal Four Hits
Sinyal four hits biasanya ditunjukkan dengan mengangkat empat jari.
Isyarat ini menunjukkan satu tim menyentuh bola lebih dari tiga kali.
Sinyal Net Touch
Sinyal net touch biasanya ditunjukkan dengan tangan menyentuh bagian atas net secara isyarat.
Isyarat ini menunjukkan pemain menyentuh net saat bola sedang dimainkan.
Sinyal Foot Fault atau Line Fault
Sinyal foot fault atau line fault ditunjukkan dengan menunjuk garis yang dilanggar.
Isyarat ini sering muncul saat server menginjak garis servis atau pemain belakang melanggar garis serang.
Sinyal Rotation Fault
Sinyal rotation fault biasanya ditunjukkan dengan gerakan memutar menggunakan jari atau tangan.
Isyarat ini menunjukkan kesalahan urutan rotasi atau posisi pemain.
Sinyal Bola Masuk dan Bola Keluar
Sinyal bola masuk biasanya ditunjukkan dengan menunjuk area lapangan.
Sinyal bola keluar biasanya ditunjukkan dengan kedua tangan atau lengan mengarah ke atas. Hakim garis juga membantu wasit utama dalam keputusan bola masuk atau keluar.
Tabel Ringkasan Pelanggaran Bola Voli
Tabel ringkasan membantu pemain memahami jenis pelanggaran dan akibatnya dengan cepat.
| Jenis Pelanggaran | Contoh Pelanggaran | Akibat |
|---|---|---|
| Sentuhan bola | Four hits, double contact, carry | Poin untuk lawan |
| Servis | Foot fault, servis keluar, salah urutan servis | Poin untuk lawan |
| Net dan garis tengah | Net touch, center line fault | Poin untuk lawan |
| Rotasi dan posisi | Rotation fault, overlap | Poin untuk lawan |
| Serangan | Back row attack fault | Poin untuk lawan |
| Block | Block servis, block pemain belakang | Poin untuk lawan |
| Libero | Libero block, libero attack | Poin untuk lawan |
| Perilaku | Protes berlebihan, tidak sportif | Peringatan atau sanksi |
| Keterlambatan | Mengulur waktu, lambat servis | Peringatan atau poin lawan |
Cara Menghindari Pelanggaran dalam Bola Voli
Pelanggaran dapat dikurangi melalui teknik yang benar dan pemahaman aturan.
Pemain perlu memahami batasan posisi, rotasi, sentuhan bola, dan area permainan.
Cara menghindari pelanggaran:
- Latih passing yang bersih
- Pahami urutan rotasi
- Jaga posisi saat servis
- Hindari sentuhan net
- Pahami aturan libero
- Perhatikan attack line
- Kontrol emosi saat pertandingan
- Gunakan komunikasi tim yang jelas
Pemahaman aturan membantu pemain bermain lebih disiplin.
Hubungan Nomor Jersey dengan Pelanggaran
Nomor jersey membantu wasit mengidentifikasi pemain yang melakukan pelanggaran.
Saat terjadi net touch, rotation fault, protes, atau pelanggaran lain, wasit dan pencatat skor perlu mengetahui nomor pemain yang terlibat.
Jersey bola voli biasanya memuat:
- Nama tim
- Nomor pemain
- Nama pemain
- Logo tim
- Warna utama
- Jersey libero dengan warna berbeda
Nomor yang jelas membantu pertandingan berjalan lebih tertib. Jersey libero yang berbeda juga membantu wasit mengenali posisi khusus yang memiliki aturan berbeda.
Kesimpulan
Pelanggaran dalam permainan bola voli mencakup kesalahan sentuhan bola, servis, net, rotasi, serangan, block, libero, perilaku, dan posisi pemain.
Pelanggaran yang paling sering terjadi adalah four hits, double contact, carry, net touch, foot fault, rotation fault, back row attack fault, dan libero violation.
Pemain yang memahami jenis pelanggaran, sinyal wasit, aturan posisi, dan fungsi nomor jersey bisa bermain lebih disiplin. Tim juga dapat mengurangi kesalahan yang memberi poin mudah kepada lawan.