Sepak bola punya banyak momen cepat. Setiap keputusan di lapangan tetap harus mengacu pada aturan resmi.
Pengertian Peraturan dalam Sepak Bola
Peraturan dalam sepak bola adalah pedoman resmi yang mengatur jalannya pertandingan.
Aturan ini mengatur pemain, bola, waktu, gol, pelanggaran, hukuman, restart permainan, teknologi pertandingan, dan perlengkapan pemain.
Aturan Dasar Permainan
Aturan dasar sepak bola menjelaskan hal paling penting sebelum pertandingan berjalan.
Bagian ini mencakup jumlah pemain, durasi pertandingan, dan cara memulai permainan.
Jumlah Pemain
Jumlah pemain sepak bola dalam satu tim adalah 11 orang.
Rinciannya adalah:
- 1 kiper
- 10 pemain lapangan
Dalam satu pertandingan, ada 22 pemain dari dua tim. Sepuluh pemain lapangan bisa dibagi menjadi bek, gelandang, dan penyerang sesuai formasi.
Durasi Pertandingan
Pertandingan sepak bola normal berlangsung 90 menit.
Durasi tersebut terbagi menjadi:
- Babak pertama 45 menit
- Babak kedua 45 menit
- Waktu tambahan sesuai keputusan wasit
Wasit dapat menambah waktu karena cedera, pergantian pemain, selebrasi gol, pemeriksaan VAR, atau gangguan lain.
Kick-off
Kick-off adalah cara memulai pertandingan atau melanjutkan permainan setelah gol.
Kick-off dilakukan dari titik tengah lapangan. Bola boleh dimainkan ke arah mana saja setelah wasit memberi tanda.
Kick-off digunakan untuk:
- Memulai babak pertama
- Memulai babak kedua
- Memulai babak tambahan
- Melanjutkan permainan setelah gol
Aturan Bola dan Skor
Aturan bola dan skor menentukan kapan permainan berjalan, kapan bola keluar, dan kapan gol dianggap sah.
Bagian ini penting karena banyak keputusan pertandingan dimulai dari status bola.
Bola Masuk dan Keluar Lapangan
Bola masih dalam permainan selama belum seluruhnya melewati garis lapangan.
Bola dianggap keluar jika seluruh bagian bola melewati garis samping atau garis gawang. Jika bola masih menyentuh garis, permainan tetap berjalan.
Status bola menentukan restart permainan, seperti lemparan ke dalam, tendangan gawang, atau tendangan sudut.
Gol
Gol terjadi jika seluruh bagian bola melewati garis gawang di antara dua tiang dan di bawah mistar.
Gol tidak sah jika terjadi pelanggaran sebelum bola masuk. Wasit bisa membatalkan gol karena handball, offside, dorongan, atau pelanggaran lain.
Dalam pertandingan yang memakai VAR, gol bisa diperiksa jika ada dugaan kesalahan jelas.
Offside
Offside terjadi saat pemain menyerang aktif dalam permainan dari posisi yang tidak sah.
Pemain tidak otomatis melanggar hanya karena berdiri di posisi offside. Pelanggaran offside terjadi jika pemain menyentuh bola, mengganggu lawan, menghalangi pandangan lawan, atau mendapat keuntungan dari posisi tersebut.
Saat kiper melempar bola, titik acuan offside memakai kontak terakhir bola dengan tangan kiper.
Aturan Pelanggaran dan Hukuman
Aturan pelanggaran menjelaskan tindakan yang tidak boleh dilakukan pemain.
Hukuman diberikan sesuai jenis pelanggaran, lokasi kejadian, dan dampaknya terhadap permainan.
Pelanggaran
Pelanggaran terjadi saat pemain melakukan tindakan yang melanggar aturan permainan.
Contoh pelanggaran dalam sepak bola:
- Menendang lawan
- Menjegal lawan
- Mendorong lawan
- Menarik baju lawan
- Melakukan handball
- Melompat ke arah lawan secara berbahaya
- Menghalangi lawan tanpa memainkan bola
Wasit menentukan hukuman sesuai jenis pelanggaran.
Kartu Kuning dan Kartu Merah
Kartu kuning adalah peringatan resmi untuk pemain.
Kartu kuning bisa diberikan karena pelanggaran keras, protes berlebihan, menunda permainan, masuk lapangan tanpa izin, atau tindakan tidak sportif.
Kartu merah berarti pemain harus keluar dari pertandingan.
Kartu merah bisa diberikan karena:
- Pelanggaran serius
- Tindakan kasar
- Meludahi lawan
- Menggagalkan peluang gol jelas secara ilegal
- Mendapat dua kartu kuning dalam satu pertandingan
Tendangan Bebas
Tendangan bebas diberikan setelah terjadi pelanggaran tertentu.
Ada dua jenis tendangan bebas:
- Tendangan bebas langsung
- Tendangan bebas tidak langsung
Tendangan bebas langsung bisa langsung menjadi gol. Tendangan bebas tidak langsung harus menyentuh pemain lain sebelum bola masuk ke gawang.
Penalti
Penalti diberikan jika pemain bertahan melakukan pelanggaran tendangan bebas langsung di dalam kotak penalti sendiri.
Tendangan penalti dilakukan dari titik penalti. Kiper harus berada di garis gawang sampai bola ditendang. Pemain lain harus berada di luar kotak penalti dan tidak boleh masuk terlalu cepat.
Aturan Memulai Kembali Permainan
Restart permainan dipakai setelah bola keluar, pelanggaran terjadi, atau wasit menghentikan pertandingan.
Setiap jenis restart punya aturan berbeda.
Lemparan ke Dalam
Lemparan ke dalam diberikan jika bola keluar melewati garis samping.
Lemparan diberikan kepada tim lawan dari pemain yang terakhir menyentuh bola. Pemain harus melempar bola dengan kedua tangan dari belakang kepala.
Gol tidak bisa langsung tercipta dari lemparan ke dalam.
Tendangan Gawang
Tendangan gawang diberikan jika bola melewati garis gawang setelah terakhir disentuh pemain menyerang dan tidak terjadi gol.
Tendangan gawang dilakukan oleh tim bertahan dari area gawang. Bola langsung dalam permainan setelah ditendang dan bergerak jelas.
Tendangan Sudut
Tendangan sudut diberikan jika bola melewati garis gawang setelah terakhir disentuh pemain bertahan dan tidak terjadi gol.
Tendangan sudut dilakukan dari area sudut terdekat. Pemain lawan harus menjaga jarak sampai bola dimainkan.
Tendangan sudut juga bisa diberikan jika kiper terlalu lama mengontrol bola dengan tangan atau lengan di area penalti sendiri.
Dropped Ball
Dropped ball adalah cara memulai kembali permainan setelah wasit menghentikan laga tanpa pelanggaran.
Jika bola berada di area penalti saat permainan dihentikan, bola diberikan kepada kiper tim bertahan. Jika bola berada di luar area penalti, bola diberikan kepada tim yang menguasai bola atau akan menguasai bola, jika hal itu jelas bagi wasit.
Perubahan Terbaru dalam Peraturan Sepak Bola
Perubahan terbaru dalam aturan sepak bola berfokus pada tempo permainan, komunikasi dengan wasit, kejelasan restart, dan penggunaan teknologi.
Bagian ini penting untuk pemain, pelatih, panitia turnamen, dan tim komunitas.
Aturan Kiper Mengontrol Bola
Kiper tidak boleh terlalu lama mengontrol bola dengan tangan atau lengan.
Jika kiper melewati batas waktu yang ditentukan, lawan mendapat tendangan sudut. Wasit memberi hitungan visual pada detik akhir agar kiper segera melepas bola.
Aturan ini dibuat untuk mengurangi tindakan mengulur waktu dan menjaga tempo pertandingan.
Captain-Only
Captain-only adalah pedoman komunikasi agar hanya kapten yang mendekati wasit dalam situasi tertentu.
Kapten tidak punya hak khusus untuk mengubah keputusan wasit. Namun, kapten bertugas membantu menjaga komunikasi dan perilaku rekan setim.
Pedoman ini membantu mengurangi kerumunan pemain di sekitar wasit.
VAR
VAR membantu wasit memeriksa keputusan penting.
VAR dapat digunakan untuk situasi berikut:
- Gol atau tidak gol
- Penalti atau bukan penalti
- Kartu merah langsung
- Kesalahan identitas pemain
Dalam beberapa kompetisi, wasit dapat mengumumkan keputusan VAR kepada penonton setelah review atau pemeriksaan panjang.
Perlengkapan dan Jersey Pemain
Perlengkapan pemain membantu pertandingan berjalan aman, jelas, dan tertib.
Jersey menjadi bagian penting karena membantu identifikasi tim dan pemain di lapangan.
Perlengkapan Dasar Pemain
Pemain wajib memakai perlengkapan dasar yang aman.
Perlengkapan dasar pemain sepak bola meliputi:
- Jersey
- Celana pendek
- Kaos kaki
- Pelindung tulang kering
- Sepatu bola
Perlengkapan tidak boleh membahayakan diri sendiri, rekan setim, lawan, atau perangkat pertandingan.
Fungsi Jersey dalam Pertandingan
Jersey membantu membedakan tim, pemain, dan kiper.
Setiap pemain memakai nomor berbeda agar wasit, panitia, pelatih, dan penonton bisa mengenali pemain dengan jelas. Nomor juga membantu pencatatan gol, kartu, pelanggaran, dan pergantian pemain.
Kiper memakai warna jersey yang berbeda dari pemain lapangan. Perbedaan ini penting karena kiper memiliki aturan khusus, terutama hak memakai tangan di area penalti sendiri.
Dalam sepak bola modern, nomor jersey tidak selalu menunjukkan posisi pemain. Dulu, nomor 9 sering identik dengan striker, nomor 10 dengan playmaker, nomor 7 dan 11 dengan pemain sayap, nomor 2 dan 3 dengan bek sayap, serta nomor 5 dan 6 dengan bek tengah.
Sekarang, nomor lebih sering menjadi identitas pemain. Karena itu, tim sekolah, klub, komunitas, dan kantor bisa membuat jersey bola printing custom dengan nama, nomor, logo, warna utama, dan desain kiper yang berbeda.
Kesimpulan
Peraturan dalam sepak bola mengatur pemain, durasi, bola, gol, offside, pelanggaran, hukuman, restart permainan, teknologi, dan perlengkapan.
Aturan penting yang perlu dipahami adalah jumlah pemain, durasi pertandingan, gol, offside, pelanggaran, kartu, tendangan bebas, penalti, lemparan ke dalam, tendangan gawang, tendangan sudut, dropped ball, VAR, dan jersey pemain.
Perubahan terbaru yang perlu diperhatikan adalah aturan kiper mengontrol bola, komunikasi kapten, dropped ball, acuan offside saat lemparan kiper, dan pengumuman keputusan VAR di kompetisi tertentu.