Custom Jersey – Olahraga lari memang menjadi salah satu kegiatan menyenangkan. Selain menyehatkan tubuh, Anda juga berpotensi menjadi juara saat berlaga di beberapa perlombaan seperti lari jarak mengengah. Namun, teknik lari jarak menengah menggunakan metode yang sedikit berbeda dari kategori lainnya.

Contents
Apa itu Teknik Lari Jarak Menengah?
Lari jarak menengah ini terbilang unik karena memiliki lintasan lebih jauh dibanding jenis sprint dengan teknik berlari yang berbeda pula. Dihitung dari jarak, ada 2 jenis tipe yakni 800 meter dan 1500 meter (lebih panjang dari lari jarak pendek).
Jika Anda sedang berminat mengikuti ajang perlombaan lari tingkat menengah, maka disarankan menghindari menggunakan teknik sprint. Apabila nafas tidak dijaga, bisa-bisa Anda kelelahan karena kehabisan energi sebelum masuk garis finish.
Sama halnya dengan lari lainnya, lintasan yang digunakan juga masih sama dengan garis dan lintasan di tepi untuk pembatas. Pemenang dari cabang yang diperlombakan dinilai dari cepat tidaknya pemain tersebut berlari. Pastikan pula posisi sempurna saat memulai pertandingannya.
Berbagai Teknik Lari Jarak Menengah
Olahraga lari memang digemari di berbagai kalangan, karena untuk berpartisipasi di dalam perlombaan tidak membutuhkan peralatan khusus. Anda hanya membutuhkan alas kaki dan seragam saja. Bicara tentang permainan resminya, ada berbagai teknik lari jarak menengah. Berikut ulasannya:
1. Teknik Lari Jarak Menengah Ketika Start
Jika ingin berkompetisi di perlombaan, sebaiknya pahami dahulu tekniknya. Lari jarak menengah ini juga memiliki metode terjitu agar pelari bisa memenangkan lomba tersebut. Saat mengambil poisisi start dalam lari jarak menengah, pastikan Anda mengetahui bahwa ada 2 jenis yang biasa digunakan.
Cara pertama adalah duduk berjongkok jika dilakukan apabila Anda mengikuti perlombaan 800 meter. Jika ternyata yang diikuti ialah lomba 1500 meter, maka teknik startnya berdiri. Penggunaan metode itu sama dengan lari jarak jauh. Sebelum mendaftar lomba, pastikan pula memahami poin tersebut.
Konsentrasi penuh juga dibutuhkan saat ingin melakukan manufer. Perhatikan peluit wasit agar Anda segera bisa berlalu untuk mengahului lawan. Jika tidak, sekali tertinggal maka akan cukup menyulitkan untuk mengejar mereka.
2.Teknik Lari Jarak Menengah saat di Tikungan
Bentuk lintasan yang ada di lapangan lari jarak menengah tidak kotak, namun bulat seperti telur. Dalam perlombaan, Anda tentu akan melewati tikungan selama beberapa kali bergantung pada seberapa jauh jarak tempuhnya. Saat melewati area tersebut, sebaiknya usahakan berada di dekat garis sebelah kiri.
Supaya keseimbangan tubuh terjaga, pastikan Anda memutar bahu hingga ke sebelah kiri. Bukan hanya badan, kepala juga harus diputar secara otomatis. Selain itu, usahakan bagian lengan berbentuk sudut yang lebih besar dibandingkan sisi satunya. Ini dilakukan demi seimbang saat berada di tikungan.
3. Posisi Kaki saat Bergerak di Lomba Lari
Memang, saat berlari tubuh seharusnya agak condong agar tubuh lebih bertenaga sehingga menghasilkan kecepatan lebih. Namun khusus untuk lari jarak menengah, sebaiknya jangan terlalu menunduk. Posisi paling tepat ialah kepala serta badan dalam posisi seimbang.
Bila ingin condong, maka lakukan sedikit saja. Saat menggerakkan kaki, ayunkan lutut ke depan namun jangan sampai lebih tinggi dari pinggul. Bergeraklah dengan rileks dan kerahkan kekuatan supaya mampu mencapai garis finish dalam urutan pertama. Di samping itu atur juga irama nafas saat berlari.
4. Posisi Tangan Saat Lari Jarak Menengah
Jika ingin mengetahui teknik lari jarak menengah, Anda harus lebih memperhatikan seluruh anggota badan. Selain kaki, tangan perlu diatur hingga mampu memberikan kontribusi lebih dalam perlombaan. Posisikan lengan agar membentuk sekitar 100 hingga 110 derajat. Latihlah di rumah agar terbiasa.
Jangan terlalu mengayun tangan ketika berlari. Pastikan keduanya seimbang dan arahnya berkebalikan dengan kaki. Lari jarak menengah harus menyeimbangkan badan sehingga jangan terlalu kaku. Jika ayunannya terlalu kuat, maka tenaga akan habis sebelum sampai melewati garis finish.
5. Teknik Lari Jarak Menengah Saat Finish
Ketika mendekati garis finish, Anda bisa meningkatkan kecepatan sehingga potensi berada di rangking teratas makin besar. Namun jika kekuatan sudah maksimal, pastikan pula mempertahankannya dengan baik. Kepala sebaiknya agak ditundukkan serta posisi tangan dalam keadaan terayun ke belakang.
Anda bisa memajukan dada hingga potensi meraih kemenangan pun makin tinggi. Bukan hanya dada, bahu juga diusahakan agak maju. Bila memungkinkan tambahlah kecepatan serta tetap fokus menjaga keseimbangan badan agar tidak mudah goyah dan lelah.
Mari Ketahui Peraturan Dalam Lomba Lari Jarak Menengah
Saat mengikuti pertandingan lari jarak menengah, maka Anda harus tahu dengan teknik-teknik yang telah dipelajari. Jangan sekali-kali mencoba mengecoh pelari lainnya. Sebaiknya tetap fokus dan kerahkan segala daya. Bila berani mengganggu pemain, potensi didiskualifikasi semakin besar.
Saat melakukan start, sebisa mungkin jangan melakukan kesalahan sedikit pun. Jika Anda asal-asalan dan salah sampai 3 kali, maka secara otomatis dinyatakan kalah. Anda juga harus memakai perlengkapan lari seperti baju lari dan juga sepatu. Oleh karena itu, perhatikan dengan baik serta latihlah teknik-tekniknya.
Saat mengikuti kejuaraan lari jarak menengah, jangan sampai memasuki lintasan miliki pelari lainnya. Pastikan Anda berada di jalur sendiri hingga mencapai garis akhir. Apabila berada di tempat orang lain baik sengaja maupun tak sengaja, maka akan didiskualifikasi.
Demikian informasi penting mengenai bagaimana menerapkan teknik lari jarak menengah dalam perlombaan. Salah satu penyebabnya karena perbedaan jarak lintasan sehingga caranya pun tidak sama. Semoga info ini bisa bermanfaat bagi pembaca sekalian.