Teknik memegang raket badminton memengaruhi kekuatan, akurasi, dan kontrol pukulan.
Banyak pemain pemula fokus pada smash atau footwork, tetapi mengabaikan cara memegang raket. Padahal, grip yang salah dapat membuat pukulan kurang bertenaga, sulit mengontrol shuttlecock, dan meningkatkan risiko cedera pada pergelangan tangan.
Pentingnya Teknik Memegang Raket Badminton

Cara memegang raket menjadi dasar dari hampir semua teknik badminton.
Forehand, backhand, servis, clear, dropshot, hingga smash membutuhkan posisi pegangan yang tepat. Grip yang benar membantu pemain menghasilkan pukulan lebih akurat sekaligus mempermudah perpindahan teknik saat reli berlangsung.
Karena permainan badminton berlangsung cepat, pemain harus bisa mengubah grip dalam waktu singkat sesuai situasi di lapangan.
Teknik Forehand Grip
Forehand grip adalah teknik memegang raket yang paling sering digunakan dalam badminton.
Posisi tangan menyerupai orang yang sedang berjabat tangan dengan gagang raket. Teknik ini digunakan untuk berbagai pukulan seperti clear, drive, smash, dan servis forehand.

Cara Memegang Forehand Grip
Forehand grip dilakukan dengan langkah berikut:
- Pegang gagang raket seperti berjabat tangan
- Bentuk huruf V antara ibu jari dan telunjuk
- Letakkan huruf V pada bagian atas gagang raket
- Renggangkan jari lainnya secara alami
- Jangan menggenggam terlalu kencang
Posisi ini membuat pergelangan tangan lebih fleksibel saat memukul shuttlecock.
Kelebihan Forehand Grip
Forehand grip memiliki beberapa keunggulan:
- Mudah dipelajari pemula
- Cocok untuk berbagai jenis pukulan
- Menghasilkan tenaga lebih besar
- Memudahkan kontrol arah shuttlecock
Karena sifatnya yang serbaguna, forehand grip menjadi grip dasar yang wajib dikuasai terlebih dahulu.
Teknik Backhand Grip
Backhand grip digunakan untuk melakukan pukulan backhand.
Grip ini biasanya dipakai saat shuttlecock berada di sisi yang sulit dijangkau menggunakan forehand. Teknik ini membutuhkan kekuatan pergelangan tangan yang lebih baik dibanding forehand grip.

Cara Memegang Backhand Grip
Backhand grip dilakukan dengan sedikit memutar posisi tangan dari forehand grip.
Langkah-langkahnya:
- Pegang raket seperti posisi forehand
- Putar gagang raket sedikit ke arah dalam
- Tempatkan ibu jari pada bidang datar gagang raket
- Genggam raket dengan stabil namun tidak terlalu kaku
Posisi ibu jari membantu menghasilkan dorongan saat melakukan pukulan backhand.
Kelebihan Backhand Grip
Backhand grip membantu pemain:
- Menjangkau shuttlecock di sisi backhand
- Menghasilkan pukulan lebih stabil
- Mempercepat transisi saat reli
- Mempermudah permainan net dan drive backhand
Meski terlihat sederhana, grip ini membutuhkan latihan rutin agar pukulan lebih kuat dan akurat.
Teknik American Grip
American grip atau frying pan grip adalah teknik memegang raket yang menyerupai cara memegang penggorengan.
Posisi telapak tangan berada tepat di belakang gagang raket. Jari telunjuk biasanya menempel pada bagian gagang yang lebih lebar, mirip seperti memegang stik drum.

Cara Memegang American Grip
American grip cukup mudah dipelajari.
Langkahnya:
- Pegang gagang raket dari bagian belakang
- Posisikan telapak tangan sejajar dengan permukaan senar
- Letakkan jari telunjuk sedikit menonjol ke depan
- Genggam raket dengan nyaman
- Arahkan kepala raket ke depan atau atas
Posisi ini membuat raket mudah diarahkan untuk pukulan di depan badan.
Kelebihan American Grip
American grip membantu pemain mengembalikan shuttlecock yang datang ke depan tubuh.
Grip ini juga terasa sederhana bagi pemula karena posisi tangan terlihat natural. Pukulan ke arah depan dan atas terasa lebih mudah dilakukan.
Kekurangan American Grip
American grip kurang ideal jika digunakan sebagai pegangan utama.
Grip ini kurang fleksibel untuk backhand, defense cepat, dan perpindahan pukulan saat reli panjang. Dalam badminton modern, pemain lebih sering memakai forehand grip, backhand grip, dan combination grip.
Teknik Combination Grip
Combination grip adalah kemampuan mengubah pegangan raket sesuai situasi.
Pemain tidak selalu memakai satu grip sepanjang pertandingan. Saat shuttlecock datang ke sisi forehand, pemain memakai forehand grip. Saat shuttlecock mengarah ke sisi backhand, pemain perlu berpindah ke backhand grip.
Kelebihan Combination Grip
Combination grip membuat pemain lebih siap menghadapi reli cepat.
Teknik ini membantu pemain melakukan variasi pukulan, mempercepat reaksi, dan membuat arah pukulan lebih sulit ditebak lawan.
Teknik Memegang Raket Saat Smash
Smash membutuhkan pegangan yang kuat, tetapi tidak kaku.
Dasarnya tetap memakai forehand grip. Bedanya, tekanan genggaman bertambah saat momen memukul shuttlecock. Pergelangan tangan tetap harus fleksibel agar pukulan lebih tajam.
Kesalahan Saat Smash
Kesalahan yang sering terjadi:
- Menggenggam raket terlalu kencang sejak awal
- Pergelangan tangan terlalu kaku
- Posisi ibu jari tidak stabil
- Hanya mengandalkan lengan
- Tidak memakai dorongan tubuh
Smash yang baik berasal dari kombinasi grip, ayunan, timing, dan pergelangan tangan.
Teknik Memegang Raket Saat Servis
Servis membutuhkan grip yang rileks dan terkontrol.
Pemain tidak perlu menggenggam raket terlalu kuat. Tujuan servis adalah mengarahkan shuttlecock dengan akurat, bukan sekadar memukul keras.
Grip untuk Servis Pendek
Servis pendek membutuhkan sentuhan halus.
Pegangan yang rileks membantu shuttlecock jatuh dekat net. Teknik ini sering dipakai dalam permainan ganda.
Grip untuk Servis Panjang
Servis panjang membutuhkan ayunan yang lebih besar.
Grip tetap harus stabil agar shuttlecock bisa diarahkan ke area belakang lapangan lawan.
Teknik Memegang Raket Saat Dropshot
Dropshot membutuhkan pegangan yang halus dan tidak terlalu kuat.
Jika grip terlalu kaku, shuttlecock bisa melambung terlalu jauh. Pegangan yang lebih lembut membantu shuttlecock jatuh tipis di depan net.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Memegang Raket
Kesalahan grip bisa menghambat perkembangan teknik pemain.
Beberapa kesalahan yang sering terjadi:
- Menggenggam raket terlalu kuat
- Memegang raket seperti palu
- Tidak membentuk huruf V pada forehand grip
- Salah menempatkan ibu jari saat backhand
- Tidak bisa berpindah grip saat reli
- Pergelangan tangan terlalu kaku
- Memakai American grip untuk semua pukulan
Kesalahan ini membuat pukulan kurang akurat dan lebih mudah terbaca lawan.
Grip yang Paling Cocok untuk Pemula
Forehand grip adalah teknik yang paling cocok dipelajari pertama kali.
Setelah forehand grip terasa nyaman, pemain bisa mulai belajar backhand grip. Setelah itu, pemain dapat melatih combination grip agar lebih siap menghadapi reli cepat.
American grip boleh dipahami sebagai variasi, tetapi sebaiknya tidak dijadikan pegangan utama.
Perlengkapan yang Mendukung Latihan Badminton
Latihan grip lebih nyaman jika raket dan perlengkapan sesuai.
Ukuran grip raket harus pas di tangan. Grip yang terlalu besar membuat tangan cepat lelah. Grip yang terlalu kecil membuat kontrol kurang stabil.
Jersey badminton juga perlu mendukung gerakan tangan dan bahu. Bahan yang ringan dan cepat kering membantu pemain tetap nyaman saat latihan, smash, defense, dan rally panjang.
Garuda Print menyediakan jersey badminton printing untuk klub, sekolah, komunitas, dan turnamen. Desain bisa disesuaikan dengan identitas tim, nama pemain, dan nomor punggung.
Kesimpulan
Teknik memegang raket badminton terdiri dari forehand grip, backhand grip, American grip, dan combination grip.
Forehand grip menjadi teknik dasar yang paling penting untuk pemula. Backhand grip membantu pukulan dari sisi belakang tangan. American grip bisa dipakai untuk situasi tertentu, tetapi kurang cocok sebagai pegangan utama. Combination grip membantu pemain berpindah teknik lebih cepat saat reli berlangsung.