Custom Jersey – Ukuran lapangan lari menjadi salah satu hal yang dicari oleh pelari, terutama para pemula. Tempat untuk lomba ini tidaklah sama dan disesuaikan dengan kebutuhan atlet. Dengan begitu, mereka bisa menyesuaikannya dengan lintasan buatan sendiri untuk berlatih.
Kebanyakan ukuran lapangan digunakan untuk pertandingan yang resmi, baik itu kejuaraan antar sekolah, tingkat provinsi, ataupun untuk Pekan Olahraga Nasional (PON). Ukuran ini juga menyesuaikan dengan standar internasional, sebab beberapa atlet Indonesia juga berlaga di mancanegara.

Contents
Mengenal Keunikan Lapangan
Lari adalah salah satu perlombaan yang membutuhkan kemampuan fisik kuat. Selain harus mengerahkan kekuatan secara maksimal, pelari juga harus kuat menjaga keseimbangannya sehingga tidak terjatuh di tengah arena lomba. Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga harus dilakukan di lapangan.
Lapangan lari resmi memiliki lintasan sendiri dan harus dilakukan dalam area tertentu. Ini berlaku untuk semua perlombaan kecuali lari maraton. Penggunaan tempat khusus tersebut dikarenakan ada aturan yang berlaku. Selain itu, juga bisa meningkatkan performa pelari jika areanya mendukung.
Lapangan lari memang khusus dan berbeda dari cabang olahraga lainnya. Di dalamnya umumnya terdapat garis yang digunakan sebagai zona pergantian atau pembatasnya seperti lari estafet. Di Indonesia sendiri, lapangan lintasan berlalu sering di semua di pinggir lapangan sepak bola.
Berbagai Macam Ukuran Lapangan Lari
Lapangan lari umumnya terdiri dari jenis yakni indoor dan outdoor. Untuk jenis indoor, umumnya panjangnya 400 meter disertai jalur pelari yang berjumlah 6 hingga 10 buah. Apabila lokasinya berukuran cukup besar, terkadang bisa diisi oleh 10 slot pemain.
Sedangkan untuk lapangan outdoor, kebanyakan berbentuk bulat telur dengan panjang 200 meter. Untuk jalurnya berjumlah 4 hingga 8 buah, dengan lintasannya 1,22 meter disertai garis pemisah 5 meter pada tiap batasnya. Mengenai garis startnya ini bervariasi, bisa bergantung kebutuhan atau jenis atletik.
Untuk yang berada di stadion atau indoor umumnya berbentuk bulat mengelilingi lapangan karpet rumput. Zona pergantiannya ini terletak 10 meter dari garis start dan 10 meter sebelum di belakang garis akhir. Di bagian awal, terkadang disediakan start blok guna memulai perlombaan dengan jongkok.
Hal yang Harus Diketahui Tentang Lapangan Lari
Saat melakukan lari, Anda tidak akan bertabrakan dengan yang lainnya karena lebarnya sekitar 1,22 meter. Bahkan, lintasan ini dirancang cukup jadi performa saat lari bisa dimaksimalkan. Apalagi terdapat garis pemisah sebesar 5 meter.
Lapangan lari terkadang menyatu dengan lapangan melompat atau lainnya, karena terdapat lari halang rintang yang juga akan menggunakan fasilitas tersebut. Jadi, penyatuan itu dianggap efisien sebab antara satu dan lainnya memiliki kesinambungan.
Sementara itu, tiang yang digunakan finish memiliki panjang 1,37 serta lebar 8 meter. Ketebalannya 2 cm dan diletakkan di garis akhir dengan fungsi sebagai patokkan dalam perlombaan. Saat berada di arena, segera berlari secepat-cepatnya untuk mencapainya agar semakin bagus pula skornya.
Lapangan Lari untuk Mengukur Kecepatan Pelari
Keberadaan lapangan lari ini sangat dibutuhkan oleh pelari terutama saat mengadakan perlombaan. Area tersebut dibuat secara sistematis dan seimbang. Semua atlet punya kesempatan yang sama untuk menang. Dengan memaksimalkan kemampuannya, seseorang bisa bertanding secara sportif.
Olahraga lari ini disukai sebab tidak membutuhkan banyak alat. Pelari hanya memerlukan sepatu khusus dan pakaian lari nyaman. Hal terpenting yang wajib dimiliki ialah kemampuan berlari secepat mungkin. Cabang atletik kini sangat akurat karena waktu atlet berlari dapat tercatat.
Tercatatnya waktu ini dikarenakan telah berkembangnya perkembangan teknologi. Keakuratannya sangat teruji sehingga meskipun beda sepersekian detik, antara peserta satu dengan lainnya dapat dibedakan oleh rangking. Alhasil, banyak pelari merasa tertantang memainkan perlombaan tersebut.
Variasi Jarak Tempuh dalam Perlombaan Lari
Memang, bila dilihat dari ukuran lapangan hanya ada 2 jenis yaitu indoor dan outdoor. Namun, jika diamati jaraknya, perlombaan lari terdiri dari beberapa macam. Salah satunya yakni jarak pendek yang memiliki panjang lintasan mulai 100 meter hingga 400 meter.
Selain lari jarak pendek, terdapat pula jenis sprint yang mengharuskan mereka berlari dalam lintasan maksimal 100 meter (jarak yang paling dekat dibandingkan kategori lain). Sedikit naik tingkat dari kategori itu, ada lari jarak menengah dengan panjang lintasan 800 hingga 1500.
Bahkan di sini terdapat lari jarak jauh dengan lintasan hingga 3000 meter. Untuk bisa berhasil melewatinya, dibutuhkan kesiapan fisik yang baik sehingga Anda tidak dehidrasi dan kecapekan dalam area perlombaan. Selain itu, ada pula jenis estafet yaitu pelari beregu membawa tongkat ke garis finish.
Penggunaan Lapangan Lari dalam Perlombaan
Ukuran lapangan lari telah disesuaikan untuk kebutuhan atlet. Pelari hanya perlu mengelilingi lintasan tersebut sesuai lomba yang diikuti. Khusus estafet, para peserta akan bergantian membawa tongkat dari kayu. Benda tersebut dibawa dan diberikan kepada satu per satu pemain hingga melewati garis finish.
Tongkat estafet ini dibuat khusus dengan spesifikasi, panjang 29,21 cm dan diameter 3, 81 untuk orang dewasa. Sedangkan untuk anak kecil dibuat lebih pendek, yakni 2,54 cm. Bila dihitung beratnya sekitar 50 gram.
Sama seperti perlombaan larinya, estafet dilakukan di lapangan indoor maupun outdoor stadion bergantung kebutuhan. Penggunaan tempat tersebut sangat fleksibel karena bisa disesuaikan dengan jenis-jenis lombanya.
Itulah beberapa informasi penting terkait ukuran lapangan lari yang biasa digunakan dalam perlombaan. Tempat tersebut memiliki aturan ketat sehingga pelari dapat melakukan aksinya dengan nyaman.
Sumber: Magna Running