Kelebihan Kain Woolpeach / Wolfis sebagai Bahan Membuat Busana

 

Kain woolpeach atau lebih akrab dikenal dengan nama wolfis merupakan jenis kain yang cukup sering dipakai sebagai bahan busana. Kain ini terbuat dari 100% polyester dengan ciri utama ringan namun tidak tembus pandang. Berkat sifat tersebut, kain wolfis kerap dipakai untuk busana muslimah.

Penggunaan kain wolfis sebagai bahan pembuatan busana bukan tanpa alasan. Karakteristik dan kelebihan-kelebihan yang dimiliki kain wolfis, membuatnya menjadi kain favorit dalam membuat busana. Seperti apa karakteristik dan kelebihan kain wolfis? Simak ulasan berikut:

sumber: mizutex

Karakteristik Kain Wolfis

Agar mendapat hasil terbaik saat membuat busana, hal yang harus diperhatikan adalah sifat dan karakter kain woolpeach. Apabila pembuat busana telah memahami karakteristik kain wolfis, maka busana yang dibuat pun akan tepat sasaran. Lalu, apa saja sebenarnya karakteristik dari kain ini? 

  • Serat Rapat dan Halus
  • Bahan bisa tipis atau tebal namun tetap ringan
  • Tidak panas 
  • Kain mudah disetrika dan tidak mudah kusut
  • Permukaan kain tidak licin, sehingga mudah diatur
  • Kain wolfis tidak tembus pandang
  • Tidak tahan panas jadi ketika disetrika tidak disarankan untuk mengatur setrika terlalu panas. 
BACA JUGA:  Kain Spandek: Pengertian, Jenis, Karakteristik, Kelebihan dan Cara Merawatnya

Kain Woolpeach

Kelebihan Kain Wolfis

Ketika berniat membuat busana dengan kain wolfis, selain karakteristik dan sifat, kelebihan kain wolfis juga perlu dipertimbangkan. Ini dilakukan supaya busana yang dihasilkan terlihat indah dan sempurna. Kelebihan kain wolfis antara lain:

1. Bahan Lebih Halus

Alasan utama mengapa kain wolfis banyak digunakan sebagai bahan busana adalah karena bahannya yang lebih halus dibanding kain lain. Halusnya kain wolfis berperan penting dalam kenyamanan pemakainya. 

Saat memakai baju, tentu pemakai ingin menggunakan bahan yang nyaman digunakan. Kain wolfis bisa jadi pilihan utama sebab bahan kainnya sangat halus, sehingga nyaman dipakai. 

2. Tidak Mudah Kusut

Memakai pakaian yang mudah kusut tentu sangat merepotkan. Selain membuat tampilan buruk, pakaian yang kusut juga sulit diatur dan dirawat. Maka dari itu, bahan yang tidak mudah kusut akan lebih dicari. 

Kain wolfis adalah jawabannya. Kain ini tidak mudah kusut sehingga membuat penampilan pemakainya tetap enak dilihat. Selain itu, karena bahannya tidak mudah kusut, kain wolfis mudah diatur dan dirawat. 

3. Tidak Terawang

Kelebihan lain dari kain wolfis jika digunakan sebagai bahan pakaian adalah sifatnya yang tidak terawang. Bahan kain yang terawang tentu menimbulkan ketidaknyamanan bagi pemakainya. Karena itu, tidak heran jika banyak orang memilih kain wolfis. 

BACA JUGA:  Kain Mori yang Ternyata Tidak Hanya Digunakan Untuk Kain Kafan

4. Bahannya Jatuh

Keunggulan lain dari kain woolpeach adalah sifat bahannya yang jatuh. Ketika dibuat sebagai busana, sifat jatuh dari kain wolfis ini membuat pakaian lebih enak dilihat. Meskipun bahannya jatuh, saat dipakai kain wolfis tidak berefek pada terlihatnya bentuk tubuh. Maka dari itu, kain ini sangat cocok untuk dibuat sebagai busana muslimah. 

5. Harga Terjangkau

Apabila membahas tentang bahan pakaian dengan kualitas mumpuni namun harga yang miring, maka wolfis lah jawabannya. Dengan segudang kelebihan yang dimiliki tidak membuat harga kain ini meroket dan sulit untuk didapatkan. Sebaliknya, kain wolfis justru sangat terjangkau sehingga siapa pun bisa membelinya. 

kain wolfis

Cara Merawat Kain Wolfis 

Semua jenis kain membutuhkan perawatan agar tetap terjaga kualitasnya. Begitu juga dengan kain wolfis. Malahan, kain ini membutuhkan perawatan yang sedikit ekstra supaya kain tetap awet. 

Meskipun demikian, bukan berarti perawatan kain wolfis sangat sulit. Sebaliknya, kain wolfis mudah dirawat. Berikut ini adalah hal-hal yang harus dilakukan agar kain wolfis tetap dalam kondisi baik:

1. Jangan Menyikat Busana Berbahan Wolfis

Kain wolfis memiliki tekstur yang halus, karena itu kain jenis ini tidak bisa dikucek terlalu keras apalagi disikat. Ketika mencuci kain wolfis, cara yang tepat adalah menguceknya secara lembut. Jangan pernah menyikat kain ini dengan sikar karena bisa merusak serat kain wolfis. 

BACA JUGA:  Kain Bludru: Pengertian, Proses Pembuatan, Karakteristik, dan Tips Merawatnya

2. Memisahkan Pakaian Sesuai Nama

Hal lain yang perlu diperhatikan saat mencuci pakaian dari bahan wolfis adalah warna. Pisahkan busana dengan warna terang dan terang. Usahakan tidak mencampur pakaian ketika mencuci. Dengan begitu, warna kain wolfis tidak memudar dan selalu seperti baru. 

Baca juga: bahan kain florida

3. Jemur Di bawah Sinar Matahari 

Menjemur pakaian dengan bahan wolfis tidaklah sulit. Yang perlu dilakukan adalah menjemurnya di bawah sinar matahari langsung. Untuk menjaga warna kain agar tidak mudah pudar, balik pakaian. 

Gunakan hanger saat menjemur pakaian dari wolfis. Ini dilakukan untuk mencegah serat kain terkoyak sehingga mudah rusak. Apabila pencucian menggunakan mesin cuci, maka sebaiknya jangan gunakan pengering. Penggunaan pengering bisa mengakibatkan serat wolfis mudah rusak. 

Sebagai bahan membuat baju, kain wolfis memiliki banyak keunggulan. Bukan hanya murah, kain wolfis juga nyaman dipakai. Selain itu karakteristik dari kain woolpeach juga sangat mendukung sebagai bahan busana. Tidak heran banyak orang memilih busana berbahan wolfis saat akan membeli baju. 

error: Content is protected !!