Manfaat Menggunakan Masker Covid 19

Demi menghentikan penyebaran virus corona, Pemerintah mewajibkan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah untuk memakai masker. Meskipun semua orang mengetahui ketentuan tersebut, ternyata hanya beberapa saja yang mengetahui detail manfaat menggunakan masker covid 19.

Mengapa Harus Pakai Masker?

Laman Academy Of Science Engineering Medicine mempublikasikan kesimpulan studi terbaru yang memandu semua orang harus memakai masker. Para ilmuwan AS mengkonfirmasi Secara tegas bahwa penularan virus covid-19 dapat terjadi melalui pernapasan dan percakapan normal.

Masker perlu digunakan setiap orang supaya tidak saling menulari virus covid-19. Sebab, kesempatan penularannya lebih tinggi saat terjadi interaksi antara yang sehat dengan terinfeksi. Terlebih batuk dan bersin dapat memercikkan liur atau droplet lebih dari 1 meter sebelum jatuh ke permukaan.

WHO yang merupakan organisasi kesehatan dunia meminta masyarakat lebih disiplin menggunakan masker sebagai bentuk pencegahan virus covid-19. Terutama kepada kelompok rentan terpapar infeksi seperti anak-anak, lansia dan orang dengan penyakit penyerta.

Sebelum memakai masker jenis apapun sekaligus sesaat setelah melepasnya, pastikan tangan Anda sudah dalam keadaan bersih. Biasakan mencucinya dengan sabun terlebih dahulu. Jika tidak ada, bisa menggunakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol 60 persen.

Selain itu, sesuai dengan penjelasan sebelumnya, pastikan posisi masker sudah benar, tidak terbalik dan mampu mengcover area ujung hidung sampai dagu Anda. Saat hendak melepaskannya hindari menyentuh sisi depan. Bukalah dari belakang yaitu bagian talinya terlebih

Manfaat Menggunakan Masker Covid 19

Menggunakan masker saat bepergian ke luar rumah cukup efektif mencegah penularan dari sumber kasus positif Orang Tanpa Gejala (OTG) yang tidak terdeteksi. Secara lebih rinci berikut penjelasan fakta dan data efektifitas dari manfaat pemakaiannya sebagai bentuk preventif atas virus covid-19:

  • Fakta 1: ketika seseorang terinfeksi virus covid-19 tidak mengenakan masker lalu berbicara dengan kelompok rentan yang juga tidak bermasker, maka persentase peluang terjadinya penularan mencapai 100 persen.
  • Fakta 2: saat seseorang pembawa virus covid-19 menggunakan masker lalu mengobrol dengan orang lain yang tidak bermasker maka persentase penularannya turun menjadi 70 persen.
  • Fakta 3: ketika seseorang yang belum terinfeksi virus covid-19 mengenakan masker. Kemudian, berbicara dengan orang lain mungkin termasuk OTG namun tanpa masker maka resiko penularannya lebih kecil lagi yaitu 5 persen.
  • Fakta 4: jika semua orang baik mereka yang belum terkena virus maupun OTG memakai masker saat mengobrol, maka peluang penularannya hanya tinggal 1,5 persen saja. jadi, dapat ditarik kesimpulan bahwa masker bermanfaat meminimalisir resiko penyebaran covid-19.

Jenis Masker untuk Mencegah Paparan Covid 19

Aneka ragam bentuk masker beredar di masyarakat. Namun, kualitas beberapa di antaranya hanya berfungsi menahan polusi udara saja dan tidak mampu menangkal penularan virus covid-19. Sampai saat ini, terdapat tiga macam jenis yang disarankan untuk menghalau penyebaran corona.

  1. Masker Bedah

Tenaga medis sering menggunakan jenis ini saat menjalankan tugasnya. Surgical mask adalah jenis sekali pakai yang mudah Anda temukan di minimarket dan apotik terdekat. Masker bedah cukup efektif untuk menghalau penularan virus covid-19 karena umumnya terdiri dari 3 lapisan bahan.

Lapisan tersebut yaitu bagian luar yang anti air. Kemudian di tengahnya terdapat bahan untuk memfilter kuman lalu di dalamnya lagi berguna menyerap cairan dari mulut. Oleh karena itu, saat kondisi tubuh anda menurun atau sakit, lebih baik gunakan jenis ini daripada masker kain.

  1. Masker N9

tokopedia

Ini adalah jenis dengan harga paling mahal diantara yang lainnya. Meskipun begitu sebanding dengan efektivitas kegunaanya mengurangi penyebaran covid-19. Sebab, masker N9 bukan hanya mampu menahan percikan air liur saja tetapi juga dapat menghalau virus pada partikel kecil di udara.

Masker N9 memiliki desain yang pas menutupi hidung dan mulut sehingga terasa lebih ketat daripada surgical mask. Meskipun memiliki efektivitas terbaik daripada jenis lainnya namun tidak disarankan untuk pemakaian sehari-hari. Sebab, penggunaan dalam waktu lama membuat gerah dan sulit bernapas.

  1. Masker kain

Jenis ini tetap mampu menahan sebagian percikan liur yang keluar saat penggunanya menghela nafas, berbicara, batuk ataupun bersin. Jadi, jika Anda menggunakan masker kain dengan benar maka sudah bisa mengurangi penularan virus di masyarakat luas.

Meskipun telah memakai masker kain, saat melakukan aktivitas di luar rumah sebaiknya tetap menerapkan physical distancing. Usahakan untuk mencucinya setelah satu kali pemakaian. Saat merasa kurang enak badan dengan gejala batuk dan bersin-bersin lebih baik tidak bepergian terlebih dahulu.

Kesalahan dalam Memakai Masker

Memakai masker adalah salah satu upaya mencegah penyebaran covid-19. Namun, usaha tersebut akan sia-sia jika cara penggunaannya masih salah. Berikut beberapa kesalah saat mengenakannya sehingga manfaatnya sebagai penghalau virus corona menjadi kurang efektif:

  1. Hanya Menutup Lubang Hidung

Supaya manfaat menggunakan masker covid 19 maksimal maka harus menutupi seluruh area ujung hidung hingga dagu. WHO menyarankan untuk selalu memastikan bahwa bagian-bagian tersebut telah tertutup rapat dan tanpa celah.

Sebuah studi di University Of North Carolina (UNC) mengungkapkan bahwa produksi virus dari hidung akan terdistribusi menuju jaringan penciuman. Setelah itu ke mulut menginfeksi kelenjar ludah lalu masuk area paru-paru sehingga berujung sesak nafas. Jadi, pastikan melindungi bagian hidung.

  1. Pemakaian Di Bawah Dagu

Masih banyak orang yang menurunkan maskernya saat mengobrol, berolahraga, makan dan minum. Mungkin alasannya karena merasa kurang nyaman. Padahal, menggunakan masker di bawah dagu sama dengan mencemari bahan bagian dalam sehingga justru berpotensi membawa penyakit dari sana.

Berdasarkan hal tersebut, masker yang tidak nyaman akan membuat seseorang tidah betah memakainya dalam waktu lama. Oleh karena itu perhatikan desain dan bahannya demi kenyamanan. Misalnya, masih tersedia cukup ruang dengan lubang hidung sehingga pernapasan lancar.

  1. Bahan Masker Berongga

Sebaiknya jangan memakai masker yang terbuat dari bahan tipis dan memiliki banyak rongga. Jenis seperti itu tidak efektif menghalau virus. Bentuk idealnya yaitu setidaknya mempunyai 3 lapisan material serta cukup rapat saat digunakan.

  1. Ukuran Terlalu Longgar

Menggunakan masker yang tidak terlalu ketat memang lebih nyaman. Namun, jika ukurannya terlalu longgar maka fungsinya menjadi kurang efektif. Sebab, kelonggaran tersebut akan memberi celah untuk masuknya banyak udara ke dalam.

Salah satu media penularan virus covid-19 sendiri adalah melalui airbone. Jadi, Anda harus lebih waspada saat memutuskan untuk mengenakan masker yang terlalu longgar.

  1. Pemakain Terbalik

Masker medis memiliki satu bagian yang ada kawatnya. Fungsinya yaitu untuk menahan posisinya agar tetap menempel di hidung pemakai. Jadi, saat mengenakan jenis ini seharusnya sisi tersebut menempati bagian ujung hidung.

Selain itu, sifat kawat tersebut cukup fleksibel sehingga Anda dapat menekuknya sesuai dengan ukuran hidung. Jadi, mulai sekarang saat menggunakan jenis masker medis pastikan posisinya tidak terbalik.

  1. Salah Menempatkan Sisi

Masker memiliki bagian dalam dan luar. Jadi, sebelum menggunakannya pastikan penempatan masing-masing sisinya sudah benar. Meskipun tampak sepele, kesalahan seperti ini dapat meningkatkan potensi penularan virus covid-19.

  1. Sering Menyentuhnya

Bagian luar masker adalah tempat menghalau virus yang akan masuk mulut. Jadi, pasti banyak virus yang menempel di sana. Oleh karena itu terlalu sering menyentuh masker termasuk salah satu kesalahan karena bisa menyebarkan virus kemana-mana.

Tips Menjaga Kebersihkan Masker

Supaya bisa memberi dampak signifikan, sebelum menggunakan masker terutama jenis kain pastikan kondisi kering dan tidak kotor. Untuk itu, selalu jaga kebersihannya dengan menerapkan beberapa tips di bawah ini:

  1. Melipat masker

Untuk jenis surgical mask dan N9 sudah jelas bahwa kegunaannya hanya satu kali pakai. Jadi, Anda tidak bisa mencucinya lalu memakainya kembali beberapa kali karena fungsinya untuk menahan virus dari luar sudah tidak maksimal lagi.

Jika hanya ingin melepas masker dalam waktu singkat maka untuk menjaga kebersihannya saat akan Anda gunakan kembali adalah menyimpannya dalam keadaan terlipat. Pastikan ketika proses tersebut berlangsung sisi dalam tidak bersentuhan dengan bagian luar.

  1. Cuci Setiap Hari

CDC atau pusat pengendalian dan pencegahan penyakit di AS memberikan saran agar masyarakat mencuci masker sehari sekali tepat setelah Anda selesai memakainya. Seorang dokter kulit di Georgia, Emily De Golian juga menyebutkan bahwa pemakaian idealnya tidak boleh lebih dari 30 menit.

Saat terlalu lama memakai masker, napas Anda akan menimbulkan kelembaban sehingga kurang efektif menanggulangi penularan covid-19. Jadi, jika berada di lingkungan kerja atau di tempat yang rawan penyebaran corona maka disarankan untuk mencucinya minimal setiap 2 jam sekali.

  1. Cuci Menggunakan Tangan

Mencuci masker kain memakai mesin cuci merupakan ide bagus karena prosesnya lebih optimal. Namun, Anda juga bisa menggunakan tangan dengan menggosoknya selama 20 detik di dalam rendaman air hangat.

Selain itu, jika dalam keadaan mendesak dan terpaksa Anda juga bisa menggunakan sabun mandi bukan detergen saat mencuci masker. Jika kondisinya sudah rusak atau tetap kotor setelah dibersihkan, sebaiknya buang saja dan memang saatnya beli yang baru.

  1. Gunakan Air Hangat

Saran mencuci masker menggunakan air hangat berasal dari Golian dengan catatan bahan masker masih bisa mentoleransi suhunya. WHO sendiri telah menetapkan aturan mengenai standar kehangatan yang ideal untuk mencuci masker.

Ketentuannya yaitu temperatur air setidaknya 140 derajat Fahrenheit atau setara dengan 60 derajat Celcius. Apalagi terdapat fakta bahwa virus SARS-CoV-1 bisa mati dengan mudah pada tingkat kepanasan suhu di atas 60 derajat (ungkap Marinov).

  1. Gunakan Deterjen dengan Senyawa Aktif

Kebersihan masker juga tergantung pada jenis sabun cuci yang Anda gunakan. Dekan penelitian di College Of Health Profession menyebutkan bahwa penting memilih deterjen dengan kandungan senyawa aktif di dalamnya seperti pemutih dan lain sebagainya.

Daripada sabun cuci biasa, deterjen yang memiliki kandungan senyawa aktif lebih efektif membunuh mikroba.

  1. Setrika

Marinov menyebutkan bahwa cara mudah untuk mensterilkan masker Anda adalah dengan menyetrika atau memasukkannya ke dalam oven sekitar 20 menit. Atur suhunya antara 60 Fahrenheit atau sekitar 71 derajat Celcius. Sebelumnya, pastikan bahwa bahan kainnya sudah benar-benar kering.

Perlu Anda ingat bahwa rancangan masker jenis kain bukan sepenuhnya untuk memfilter virus berukuran nanometer seperti covid-19. Meskipun begitu lebih baik memakainya daripada tidak sama sekali. Jadi, penting untuk menjaga kebersihan dengan secara rutin mencuci dan menyetrikanya.

Demikian ulasan mengenai hal-hal seputar manfaat menggunakan masker covid 19. Jangan lupa selalu menerapkan protokol kesehatan saat harus beraktivitas di luar rumah. Semoga bermanfaat.

Info Lain Yang Wajib Kamu Baca: