Custom Jersey – Permainan dalam olahraga bukanlah hal sederhana karena sejatinya kegiatan tersebut memiliki teknik tersendiri pada cabang-cabangnya. Misalnya saja blocking bola voli yang terlihat mudah namun terasa sulit karena Anda harus bisa mengawal pertahanan sendiri.
Contents
Pengertian Blocking Bola Voli
Dalam pertandingan Voli, pastinya Anda pernah melihat satu hingga tiga orang berada di depan net dan berusaha menghalau bola masuk dari lawan ketika mereka akan melakukan smash atau serangan biasa. Teknik itulah yang dinamakan blocking pada permainan ini.
Sesuai arti katanya, Blocking berarti sebuah usaha yang dilakukan tim voli untuk mempertahankan area permainannya dari bola lawan dengan cara membendung serangan tersebut. Jumlah orang saat melakukan teknik ini sebenarnya tidak tentu, tapi biasanya hanya satu hingga dua saja.
Teknik blocking bola voli memang kelihatannya mudah untuk dilakukan. Perlu diketahui juga agar dihasilkan tembok pertahanan yang kokoh, sebuah tim harus berlatih dalam membangunnya. Terutama agar mampu menghalau smash keras dengan arah tidak terduga dari lawan.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan untuk Melakukan Blocking Bola Voli
Seperti yang sudah disinggung di atas, dalam membangun pertahanan sendiri melalui blocking bola voli, ada beberapa langkah harus dilakukan agar serangan lawan dapat dibendung dengan baik. Berikut hal-hal penting tersebut.
1. Perhatikan Arah Datangnya Bola
Serangan lawan pastinya datang dari arah yang tidak terduga. Bahkan kebanyakan di antaranya justru mengecoh tim Anda sendiri. Meskipun sudah membangun teknik blocking bola voli sempurna namun kalau tidak mampu membaca arah bola rasanya sia-sia juga.
Oleh karena itu, Anda dan tim harus pandai melihat dari mana datangnya arah bola serta kemana lawan akan menembakkannya. Biasanya, pagar tersebut akan berjaga di daerah rawan seperti pada bagian depan area lapangan voli yang kosong agar mereka tidak membidik daerah tersebut.
2. Perhatikan Posisi Blocking
Selain melihat dari mana arah datangnya bola, Anda juga harus memperhatikan posisi blocking bola voli supaya mampu melompat dengan baik serta menghadangnya dari serangan lawan. Di samping memasang badan, tim juga perlu mempersiapkan kaki dan fokus.
Posisi blocking yang benar adalah Anda harus memasang badan di depan net. Usahakan anggota badan tidak tersentuh pembatas tersebut. Buka kedua kaki selebar bahu supaya bisa segera melompat dengan tangan bersiap untuk direntangkan di atas.
3. Perhatikan Lompatan Ketika Bola Datang
Saat bola sudah datang ke arah Anda, lompat sambil merentangkan tangan di atas untuk menghalau datangnya serangan tersebut. Pastikan rentangannya tidak terkena net atau akan dianggap foul. Pastikan ada jarak aman untuk memantulkannya kembali ke area lawan.
Lakukan hal tersebut tanpa menghilangkan fokus Anda pada area yang ingin dicover. Pastikan anggota tim lain juga sudah siaga pada tempat mereka masing-masing sehingga ketika bola datang atau gagal terbendung maka serangan itu masih bisa dikembalikan.

Jenis-Jenis Blocking dalam Bola Voli
Setelah menguasai langkah dasar untuk mempertahankan area permainan sendiri melalui blocking bola voli, sekarang saatnya Anda juga mengetahui jenis-jenisnya agar mampu mengkombinasikan teknik tersebut ketika di lapangan. Berikut penjelasan singkatnya.
1. Block Tunggal
Sama seperti namanya, blocking bola voli tunggal bermaksud untuk menghalau serangan lawan dengan hanya menggunakan satu pemain di depan net. Teknik ini sekilas terlihat seperti 1-v-1 pada sepak bola. Bedanya, sekarang pemain menghadapi lawan yang memakai smash.
Untuk menghadapinya sendiri, biasanya tim Anda akan melakukannya secara spontan. Sebelumnya, perhatikan pula kemana bola akan diarahkan, posisi smasher lawan serta pandangannya. Jangan sampai fokus teralihkan dan mereka berhasil membidik area kosong.
2. Block Ganda
Sama seperti tunggal tadi, hanya saja dalam langkah blocking ini menggunakan dua hingga tiga pemain sekaligus di depan net untuk menghalau bola. Sebelum melakukan teknik ini, pastikan Anda dan tim telah berlatih bekerjasama karena kekompakannya harus terjaga.
Pastikan juga reflek setiap anggota bagus karena bola pasti datang lewat smash jarak jauh secara tiba-tiba. Posisikan pemain dengan postur tinggi pada tempat tersebut agar lebih mudah menghalau serangan. Perhatikan selalu postur tubuh dan kaki dalam melompat.
3. Block Bola Open
Block bola open juga termasuk salah satu blocking paling umum yang dilakukan sebuah tim dan biasanya mulai dibangun tanpa menunggu serangan. Ketika melakukan teknik ini, pemain akan berjalan mendekati net dengan posisi paling dekat dari smasher sambil bersiap untuk melompat.
Bedanya, tangan pemain tersebut akan berada di depan dada lebih dulu dengan posisi lutut direndahkan dan badan ikut membungkuk bersiap untuk melompat. Setelah smasher melakukan lompat untuk smash bola maka Ia juga ikut loncat agar serangan bisa dihalau.
4. Block Bola Semi
Dalam teknik ini mungkin terbilang agak mirip dengan yang di atas. Bedanya, kalau bola semi letak tangan sudah berada di atas kepala dan bersiap untuk melompat. Pemain juga akan berjalan lebih dekat ke arah smasher lawan untuk menghalau serangannya.
Dalam melakukan block bola semi ini, bungkukkan badan lebih rendah, begitupula posisi lutut agar bisa melompat lebih tinggi. Jadi ketika smasher mulai melepaskan tembakan, Anda dapat menghalaunya secepat mungkin tanpa membuatnya lolos ke area yang dituju.
5. Block Bola Quick
Dari namanya saja mungkin semua orang sudah tahu seperti apa block bola quick itu. Teknik ini mengandalkan reflek dan gerak cepat seorang blocker untuk menghalau datangnya serangan. Berbeda dengan kedua cara sebelumnya, sekarang Anda harus langsung meluruskan tangan ke atas.
Sebelum melakukan loncatan, pastikan dulu kalau posisi tubuh dibungkukkan dengan lutut yang ditekuk namun tidak terlalu dalam. Hal ini dimaksudkan agar Anda mampu melompat lebih cepat. Setelahnya, blocker harus meloncat bersamaan dengan smasher lawan dari jarak dekat.
Dalam melakukan permainan bola voli Anda juga perlu memperhatikan jenis kaos yang dipakai. Gunakanlah kaos voli yang berbahan menyerap keringat untuk kenyamanan Anda.
Itulah beberapa serba-serbi mengenai blocking bola voli yang bisa Anda jadikan referensi ketika melakukan permainan ini. Sebelum itu, pastikan juga untuk selalu berlatih bersama tim supaya fokus, reflek dan kerjasama blocker tetap terjaga.