Macam-Macam Kain Organza dan Informasi Lengkap Lainnya

 

Dunia fashion yang semakin berkembang pesat membuat material kain yang digunakan semakin beragam. Sebagai material utama dalam pembuatan busana, pengguna harus bisa memilih jenis yang tepat agar nyaman digunakan sehari-hari. Kain organza menjadi salah satu yang populer karena tampilannya yang unik sekaligus mewah. Bahan ini sering kali digunakan untuk acara-acara formal, seperti gaun pengantin maupun dress.

Bahan ini juga memiliki beberapa keunggulan yang banyak diminati oleh masyarakat. Jenis bahannya pun dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemakai. Kain ini juga dibanderol dengan harga yang cukup bervariasi. Nah, berikut ini beberapa informasi mengenai bahan organza dan bagaimana perawatannya yang perlu diketahui.

Kain Organza

Mengenal Apa Itu Kain Organza

Kain organza merupakan salah satu jenis bahan yang berasal dari Perancis dan terbuat dari serat sutra. Namun, saat ini kain tersebut dibuat dari bahan sintetis, seperti polyester dan serat nilon sebagai pengganti serat sutra yang harganya cukup mahal. Motif dari bahan ini juga sangat beragam bahkan setiap negara mempunyai ciri khas tersendiri.

Jenis kain kaca ini dikenal memiliki keunggulan pada teksturnya yang kaku dan mengkilap sekaligus memberikan kesan mewah ketika memakainya. Tekstur yang kaku juga membuat kain menjadi rentan terhadap kerutan. Selain itu, organza bersifat halus sehingga disarankan untuk mencucinya secara manual untuk menghindari kerusakan pada serat kain.

BACA JUGA:  Bahas Lengkap Tentang Kain Blacu, Mulai Dari Karakteristik Hingga Kelebihan  

Macam-Macam Kain Organza

Selain dikenal dengan tampilannya yang elegan dan mewah, kain organza terdiri dari beberapa jenis yang dapat digunakan sesuai kebutuhan. Ada baiknya memilih jenis kain yang tepat sebelum membelinya. Berikut ini macam-macam bahan organza yang harus diketahui.

1. Deluxe Silk

Sesuai namanya, kain organza jenis ini memiliki tekstur yang lembut. Biasanya jenis deluxe silk ini digunakan sebagai bahan utama pembuatan dress. Sifatnya yang halus dan lembut membuat kain ini sangat nyaman serta tidak menimbulkan rasa gatal pada kulit ketika dikenakan. Organza jenis ini dulunya dibawa dari Italia dan Perancis.

2. Standar atau Medium

Bahan organza jenis medium atau standar ini merupakan kain yang berasal dari Tiongkok. Pada umumnya digunakan untuk membuat lapisan luar rok maupun jilbab. Tekstur dari kain ini memang tidak sehalus deluxe silk, sehingga jarang sekali dipakai dalam pembuatan baju yang ketat.

3. Kasar atau Coarser

Jenis bahan organza yang satu ini bertekstur kasar dan sangat kaku. Kain ini lebih sering digunakan untuk dekorasi, cinderamata, topi pesta, hantaran, dan lain sebagainya. Tampilan kain yang transparan membuatnya semakin mewah dan cantik.

BACA JUGA:  Serba-serbi Kain Furing, Si Pelapis yang Selalu Dicari

Kelebihan Bahan Organza

Seperti halnya kain jenis lain, organza juga mempunyai kelebihan yang membuatnya diminati banyak orang. Kain ini terbuat dari bahan nilon dan polyester, atau campuran dari keduanya yang cukup ringan. Itulah yang membuat kain organza terlihat mewah sekaligus unik.

Tampilan yang terkesan mewah dan nyaman ketika dipakai ini membuat organza sering digunakan sebagai luaran atau outer, maupun jilbab. Sedangkan untuk bahan dalaman, biasanya dikombinasikan dengan kain jenis lain seperti velvet atau compact. Tubuh pengguna juga tidak akan terlihat gemuk atau penuh sesak, karena bahan kain tersebut bisa mengimbangi dengan sangat baik.

Dahulu bahan organza digunakan untuk lapisan luar dari rok balek. Alasannya adalah kain ini tergolong ringan, dan mudah mengembang. Selain itu, tampilan yang semi transparan membuat rok balet terkesan mewah dan cantik.

Tidak hanya fashionable, organza juga sering digunakan untuk tirai pelindung atau kelambu tempat tidur. Kain ini memiliki tampilan yang transparan dan seratnya yang cukup rapat sehingga dapat digunakan untuk melindungi atau menghalau debu atau hewan kecil, seperti lalat dan nyamuk. Pori-pori pada kain juga berperan sebagai sirkulasi udara untuk mencegah pengguna kepanasan atau merasa pengap.

Perawatan dan Penyimpanan

Meski kuat dan lembut, ternyata kain organza juga mudah rapuh. Pengguna perlu memperhatikan teknik perawatan dan penyimpanan yang benar supaya tidak mudah rusak. Apabila ingin menyimpan kain atau pakaian dari bahan organza, sebaiknya digantung menggunakan hanger agar tidak mudah kusut.

BACA JUGA:  Yuk Kenalan Dulu dengan Kain Velvet yang Berkarakter Mewah Nan Unik!

Hindari penggunaan suhu yang terlalu panas jika menyetrika bahan organza. Hal ini karena suhu yang terlalu panas dapat membuat kain mengalami kerusakan atau bahkan bisa sobek. Oleh karena itu, gunakan suhu yang paling rendah dan tunggulah beberapa saat sebelum mulai menyetrika.

Teknik pencucian kain ini juga tidak boleh sembarangan. Melakukan pencucian otomatis menggunakan mesin cuci tidak disarankan, karena dapat merusak dan membuat kain jadi mudah sobek. Jadi, lebih baik untuk mencucinya secara manual dengan tangan.

Cara mencuci kain ini juga harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak boleh kasar ketika di gosok. Pencucian tersebut dapat mencegah organza tidak mudah rusak, sobek, kasar, hingga tidak nyaman ketika dipakai. Selain itu, tidak disarankan menggunakan deterjen yang terlalu keras ketika proses pencucian.

Itulah ulasan selengkapnya mengenai kain organza yang unik dan mewah. Kain ini mempunyai beberapa jenis dari yang lembut hingga kasar. Oleh karena itu, jika ingin membeli sebaiknya menyesuaikan dengan kebutuhan. Perawatannya juga harus diperhatikan agar kain tidak mudah rusak dan awet.

error: Content is protected !!