Aturan Bermain Badminton yang Harus Dipahami

Custom Jersey Bagi Anda yang telah memahami teknik dan mempunyai skill mumpuni, baiknya juga menerapkan aturan bermain badminton agar dapat melakukan pertandingan dengan benar. Aturan ini berlaku untuk umum dan seluruh dunia. Namun seiring berkembangnya zaman, peraturan tersebut juga mengalamai perkembangan.

aturan bermain badminton

Contents

Hal yang Harus Disiapkan pada Permainan Badminton

Sebelum memulai, persiapkan peralatan yang akan digunakan saat bermain badminton. Hal ini berguna untuk menghindari kejadian berakibat pada tidak berjalannya sebuah permainan. Berikut beberapa poin yang perlu diperhatikan saat melakukan pertandingan:

1. Kostum

Untuk kostum yang dikenakan usahakan berbahan kain dan mudah menyerap keringat. Langkah ini untuk memudahkan pemain agar tetap fokus pada permainan karena tidak ada gangguan terhadap tubuhnya. Baju badminton ini juga dinamakan baju seragam, jika digunakan dalam tim beregu.

2. Sepatu

Hal yang harus diperhatikan selanjutnya adalah sepatu. Benda ini sebisa mungkin memiliki sol berkualitas agar tidak terjadi tergelincirnya pemain saat berlari mengejar bola di lapangan. Oleh karena itu, berbahan ringan dapat memudahkan untuk menggerakkan badan.

3. Raket

Bahan yang digunakan untuk raket bulutangkis adalah aluminium atau logam ringan. Dengan begitu akan memudahkan menggerakkan pukulan terhadap bola. Namun, terkadang banyak dijumpai kandungan berbahan serat karbon (tidak mempengaruhi kualitasnya).

Senar yang ada pada raket mempunyai kriteria berbeda sehingga juga akan mempengaruhi pukulan pemain. Namun, pemilihan ini tergantung pada kenyamanan seseorang sehingga dapat mempengaruhi strategi tim dalam pertandingan.

4. Shuttlecock

Shuttlecock atau biasa disebut dengan bola, pada umumnya berbahan dasar setengah gabus dan bulu angsa yang disusun berjajar mengelilingnya. Banyaknya helai yaitu sejumlah 14-16. Beratnya pun diukur tidak melebihi dari 5,5 gram. Ukuran lainnya yaitu diameter gabus 2,5 hingga 2,9 cm.

SBOTOP สโบท็อป | เว็บแทงบอลที่ดีที่สุดในประเทศไทย

Beberapa Aturan Bermain Badminton

Dalam segala macam permainan olahraga, pastinya tidak lepas dari aturan bermain badminton yang mengikat, termasuk pada pertandingan badminton. Berikut akan dijelaskan mengenai beberapa peraturan tentang letak lapangan, perolehan skor, hingga aturan penilaian:

1. Jenis Permainan Badminton

Berbeda dengan jenis olahraga yang lain, badminton tidak memerlukan pemain terlalu banyak karena fokus pada servis bola penerimaannya dan poin untuk menang. Setidaknya ada pasangan atau tunggal yang bertanding pada permainan ini.

Ada beberapa jenis aturan bermain badminton, yang pertama yaitu pemain tunggal. Ada dua macam lagi yaitu putra dan putri. Pertandingan ini pada masing-masing area terdiri dari satu orang dengan menguasai seluruh lapangan. Kedua ialah pemain ganda dengan tiga macam yaitu, ganda putra, putri, dan campuran.

2. Letak Lapangan

Pada permainan badminton, tentunya memiliki area yang menentukan apakah pemain tersebut mendapatkan poin pada saat pertandingan atau memberikan poin pada lawan. Ada dua garis dalam lapangan yaitu garis kotak luar dan dalam. Masing-masing mempunyai berbeda fungsi tergantung jumlah pemain.

Dalam aturan bermain badminton, jika pertandingan dimainkan secara tunggal, maka menggunakan garis belakang kedua dan samping pertama lapangan. Apabila permainan ganda atau campuran, area yang digunakan adalah bagian batas paling luar.

3. Aturan Servis

Hal ini perlu diperhatikan untuk mencocokkan dengan perolehan skor oleh pemain. Dalam permainan tunggal, servis dilakukan disebelah kanan jika pemukul mendapat perolehan sementara pada angka genap. Sebaliknya, lakukan pukulan di sebelah kiri apabila memperoleh nilai ganjil.

Berbeda dengan permainan ganda dan campuran. Servis yang dilakukan sedikit berbeda. Jika pemain melakukan pukulan di sebelah kanan, wajib diterima oleh lawan di posisi berbeda. Misalkan dilakukan pada area kanan, maka tim oposisi menerima di kiri.

4. Servis yang Dinyatakan Salah

Kesalahan pada saat servis memang sering terjadi. Aturan yang harus dipahami adalah posisi shuttlecock harus berada di atas pinggang atau sekitar satu meter lebih. Jika posisi tidak sesuai, maka wasit akan meneriakkan fouls dan pemain lawan akan mendapatkan poin.

Aturan lainnya adalah jika pemukul terlalu keras dalam memukul shuttlecock dan jatuh pada garis luar batas area, maka dinyatakan keluar sehingga menambah nilai poin untuk lawan. Hal ini berlaku juga untuk pukulan servis pemain ganda apabila terjatuh pada area salah, bukan secara diagonal.

5. Hal yang Harus Dihindari Pemain

Terkadang tidak terlalu disadari ketika pemain melakukan kesalahan sehingga mengakibatkan poin untuk lawan. Seperti contoh ketika ada pukulan yang mendekati net, lalu shuttlecock tidak sampai mengenai area pemain namun kemudian ia memukul bola ke area lawan. Maka terjadilah penambahan poin pada tim oposisi.

Kemudian hal sederhana yang biasanya ditemui adalah ketika pertandingan berlangsung, raket atau badan pemain menyentuh net. Kejadian lainnya yaitu pukulan dua kali di area, biasanya terjadi pada tim ganda atau campuran, maka dapat dikategorikan sebagai perolehan skor untuk lawan.

6. Aturan Penilaian

Sebuah tim atau pemain tunggal dikatakan menang apabila semua set telah dimenangkan. Setiap permainan terdiri dari 2 set dengan masing-masing 21 poin. Jika didapati perolehan skor 20-20, maka akan dilanjutkan sampai terjadi selisih 2 angka. Apabila terjadi terus menerus batasnya yaitu 30.

Jika pemain memenangkan 2 set sekaligus, maka otomatis dialah pemenangnya. Namun apabila seimbang, akan ada tambahan 1 putaran untuk menentukan kemenangan. Berarti aturan poin dalam sebuah putaran akan berlaku sampai mencapai poin tertentu seperti yang telah dijelaskan.

Demikian yang dapat diurai tentang aturan bermain badminton. Oleh karena itu, diharapkan setiap orang jika hendak melakukan pertandingan, harus mematuhi peraturan juga menghindari kesalahan saat permainan dimulai.

error: Content is protected !!