Konveksi Seragam – Dalam dunia konveksi ada banyak sekali jenis bahan yang digunakan salah satunya adalah bahan drill. Meskipun begitu untuk orang awam masih banyak yang kurang familiar dengan kain ini.
Padahal kain ini sudah sering digunakan pada produk pakaian sehari-hari. Untuk lebih mengenal kain yang satu ini, kali ini akan dibahas lengkap dimulai dari pengertiannya sampai karakteristik yang dimilikinya.
Contents
Apa Itu Bahan Drill
Bahan drill ini adalah kain yang proses pemintalannya dengan cara diagonal ataupun bertekstur miring dan jalinan benang yang dimiliki kain ini kuat.
Untuk bahan bakunya sendiri kain yang satu ini terbuat dari polyester ataupun dari katun. Sama seperti jenis kain pada umumnya kain drill ini juga memiliki banyak jenis yang cocok untuk digunakan dalam beragam keperluan produk.

Kelebihan dan Karkateristik Bahan Drill
Bahan drill mempunyai ciri-ciri yang cenderung berwarna debu, memiliki tingkat ketebalan yang berbeda-beda berdasarkan jenisnya.
Bahan drill bertekstur garis miring, permukaan bagian depan dan belakang yang berbeda namun cukup lembut, kuat dan kokoh, dan tidak mudah kusut.
Bahan drill mempunyai kelebihan yang terbilang unik dan cocok digunakan untuk acara resmi atau casual. Berikut ini adalah keunggulan dari bahan drill antara lain:
- Awet
Dibandingkan dengan jenis bahan lain yang biasa digunakan untuk membuat seragam seperti kanvas, cotton, tropical, dan lain sebagainya, bahan drill merupakan bahan yang awet.
Namun hal tersebut juga dipengaruhi oleh cara pencucian, lama kain, dan lain sebagainya.
- Tekstur unik
Jika dilihat secara detail akan terlihat tekstur pintalan yang membentuk alur diagonal atau garis miring pada permukaan kain drill.
Untuk sebagian orang tekstur tersebut dianggap sangat menarik, unik, dan berbeda dari kain lainnya.
- Warna tidak mudah pudar
Warna kain drill terbilang sangat awet. Jika proses pencucian dan penjemuran dilakukan dengan benar, maka warna kain drill akan selalu terlihat fresh walau telah lama digunakan.
- Tidak mudah kusut
Salah satu keunggulan lain yang paling diminati dari bahan drill adalah tidak mudah kusut. Sehingga tidak perlu lagi merapikan kain dalam aktivitas sehari-hari.
- Bervariasi
Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahan drill mempunyai tiga tingkat ketebalan berdasarkan ukuran seratnya.
Sehingga konsumen lebih mudah memilih sesuai dengan kebutuhannya misalnya seragam lapangan atau pakaian casual.
- Kuat dan kokoh
Kain drill merupakan kain yang kuat dan kokoh. Sehingga sangat cocok untuk seragam lapangan, rentan terhadap panas seperti koki atau chef, dan lain sebagainya.
- Adem
Serat benang kain drill memang terbilang cukup tebal. Namun kain ini cenderung dingin, sehingga tetap nyaman saat digunakan.
- Menyerap keringat dengan baik
Kain drill memiliki kemampuan untuk menyerap keringat dengan sangat baik. sehingga dapat terasa sejuk dan dingin saat digunakan.
Jenis yang Ada Di Pasaran
Untuk jenisnya sendiri sebenarnya kain drill ini tidak sebanyak kain katun, karena bagaimanapun kain drill ini merupakan turunannya.
Meskipun begitu beberapa jenis dari kain drill ini sudah cukup karena semuanya menawarkan karakteristiknya masing-masing. Adapun beberapa jenis dari kain yang satu ini diantaranya adalah :
1. American Drill
Pertama adalah jenis kain drill yang paling banyak digunakan dan cukup populer dikalangan pengusaha konveksi baju.
Untuk jenis kain drill yang satu ini merupakan kain dengan serat sedang dan bahkan bisa dimasukkan dalam kategori besar.
Meskipun memiliki serat yang sedang tapi kain ini tetap terasa lembut ketika digunakan. Biasanya digunakan untuk pembuatan jas almamater.
2. Japan Drill
Lalu ada Japan drill dengan karakteristik serat yang jauh lebih besar dari American Drill. Hal inilah yang membuat kain jenis ini lebih kuat dan kokoh dibandingkan jenis drill sebelumnya sehingga banyak dipakai untuk pembuatan kemeja kerja.
Meskipun memiliki serat yang jauh lebih besar, namun kain ini tetap nyaman saat digunakan dan tetap terasa adem.
3. Castilo Drill
Ada jenis kain drill yang memiliki harga murah, sehingga cocok bagi konsumen yang memiliki budget tipis namun tetap ingin menggunakan kain drill.
Walaupun murah, namun bahan yang ini tetap memiliki kualitas premium layaknya drill lainnya. Bahan ini tetap tidak mudah kusut dan tetap nyaman dipakai serta sangat lembut.
4. Hisofy Drill
Kain ini setingkat lebih baik jika dibandingkan dengan japan drill karena lebih lemas dan juga jauh lebih lembut.
Meskipun sangat halus dan juga lembut kain yang satu ini tetap kuat saat digunakan. Selain itu kain ini juga cocok untuk digunakan di iklim tropis seperti di Indonesia. Karena bahan yang satu ini sangat sejuk.
5. Twist Drill Atau Twill Drill
Terakhir ada kain drill bahan twill drill yang kepopulerannya setingkat lebih tinggi dibanding American drill. Kain drill jenis ini tahan terhadap air atau water repellent.
Selain itu kain drill jenis twist ini juga memiliki serat yang kecil. Sehingga pemanfaatan kain ini jauh lebih banyak dibanding jenis lainnya, biasanya dibuat untuk bahan kemeja, jaket, jas almamater, dsb.
Apakah Bahan Drill Cocok untuk Printing Sublimasi?
Meski bahan drill memiliki keunggulan seperti kuat, adem, dan tidak mudah kusut, bahan ini kurang cocok untuk kebutuhan jersey olahraga yang menggunakan teknik printing sublimasi. Mengapa?
-
Tekstur dan kepadatan benang drill tidak memungkinkan tinta sublimasi menyerap secara maksimal seperti pada bahan polyester.
-
Permukaannya yang diagonal (twilled) membuat hasil cetakan sublimasi tidak tajam atau tidak merata.
-
Bobot kain drill yang lebih berat dan kaku membuatnya kurang ideal untuk performa atletik atau mobilitas tinggi dalam olahraga.
Namun, bahan drill tetap bisa digunakan untuk outer atau apparel pelengkap, seperti jaket komunitas, seragam panitia, atau celana lapangan.
Cara Merawat Bahan Drill
Setelah mengetahui bagaimana karakteristik bahan drill dan jenis apa saja yang ada di pasaran, maka kini saatnya untuk mengetahui bagaimana cara merawatnya.
Sebenarnya kehebatan dari bahan ini adalah meskipun merupakan kain premium, namun perawatannya bisa dibilang mudah.
Sehingga tidak akan merepotkan konsumen ataupun pengguna yang menggunakannya.
Adapun cara merawat kain drill dengan baik diantaranya :
1. Hindari Menggosok Terlalu Keras
Kain ini sebenarnya bisa dicuci dengan dua cara baik itu dengan menggunakan mesin cuci ataupun dengan menggunakan tangan.
Kalaupun terpaksa dicuci dengan menggunakan tangan, perhatikan dengan benar tekanan yang diberikan saat menggosoknya.
Jangan sampai menggosok baju dengan bahan baku kain drill digosok terlalu keras karena bisa merusak serat kain.
2. Menghindari Paparan Sinar Matahari Langsung
Setelah dicuci tentunya pakaian akan melewati proses penjemuran, keuntungan dari kain drill ini adalah tidak memerlukan banyak hal khusus untuk penjemuran.
Hanya saja hindari untuk menjemur kain ini di bawah sinar matahari langsung. Hal ini dilakukan sebagai tindakan pencegahan supaya warna tidak mudah rusak, dan tetap awet seperti baru.
3. Membalik Pakaian Saat Dijemur
Kalaupun ingin tetap menjemur pakaian di bawah sinar matahari langsung dengan tujuan untuk menghilangkan bau apek maka bisa membalik pakaian saat dijemur.
Jadi yang akan terkena paparan sinar matahari langsung adalah bagian dalam pakaian. Lalu saat sudah kering pastikan untuk langsung mengangkat pakaiannya dan tidak perlu menunggu sampai seharian.
4. Menghindari Suhu yang Terlalu Panas Saat Menggosok
Sebenarnya untuk tips yang ini juga lazim dilakukan untuk merawat jenis kain lainnya. Karena jika menggosok menggunakan suhu yang terlalu panas, maka dikhawatirkan bisa merusak serat pakaian.
Lebih parahnya lagi ketika gosokkan terlalu panas, dan ditempelkan langsung ke baju maka bisa membuat setrika menjadi lengket. Tentunya hal ini bisa merusak pakaian yang digunakan.
5. Menyimpan Di Tempat yang Kering
Terakhir saat pakaian sudah dalam kondisi bersih, dan siap untuk disimpan pastikan dulu bagaimana tempat penyimpanannya. Usahakan kain ini untuk disimpan dalam tempat yang kering dan hindari tempat yang lembab.
Hal ini untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya tumbuh jamur pada pakaian yang tentunya bisa merusak serat pakaian apabila timbul terlalu banyak.
Jadi itulah tadi penjelasan terkait bahan drill, bagaimana karakteristik yang dimilikinya, jenis apa yang ada di pasaran serta bagaimana cara merawatnya.
Sehingga sekarang tidak usah bingung lagi jika ingin menggunakan kain drill sebagai bahan baku pembuatan pakaian.
Sumber: Sintesakonveksi.com
Artikel di website ini ditulis oleh Drajad DK, pelaku usaha aktif dan pengelola konten edukatif di Garuda Print.
🔗 Lihat profil lengkap →