Yuk Simak Apa Saja Keunggulan Dari Kain Sifon Serta Cara Merawatnya Agar Lebih Awet

 

Kain menjadi salah satu hal yang perlu dipikirkan ketika hendak membuat fashion. Salah dalam memilih jenis kain akan menjadikan gaun atau pakaian tidak nyaman saat digunakan. Salah satu jenis kain yang populer dan terbuat dari berbagai macam serat yaitu kain sifon (chiffon fabric).

Kain  yang satu ini terbuat dari bahan sutra, katun, nilon, polyester, dan juga rayon, hal ini menjadikan perpaduan serat yang unik dan cocok untuk dijadikan bahan dasar pakaian. Untuk lebih lanjut mengenai kain sifon tersebut, simak ulasannya berikut ini!

Kain Sifon

Sekilas Tentang Kain Sifon

Kain ini merupakan salah satu jenis kain yang cenderung tipis dengan sedikit kesan kilau yang samar-samar. Cara penenunan kain ini juga terbilang sederhana dibandingkan dengan jenis kain yang lainnya. Meskipun begitu, hasil dari kain ini cocok untuk berbagai macam model pakaian maupun gaun. 

Tersedia pula jenis sifon  yang terbuat dari sutra sifon. Hal ini menjadikan sebuah kain yang termahal bahkan lebih mahal dari kain sintetis. Tentunya pemeliharaannya perlu ekstra agar kain bisa tahan lama dan awet. Serat alam lain yang biasa digunakan sebagai bahan kain ini ada pula yang dari kapas dan menghasilkan sifon katun. Kain ini menghasilkan sebuah kain yang lebih berat dan kurang ringan.  

Bahan yang biasa digunakan untuk kain sifon ini yaitu bahan sintetis yang mana untuk pewarnaan kain. Sangat mudah dan terbilang baik. Bahan ini juga cenderung lebih kokoh dibandingkan dengan yang lainnya. Kain ini juga biasa digunakan sebagai lapisan dari sebuah kain yang lebih buram. Adanya kain yang mengambang diatas, akan menjadikan daya tambah kilau dari tekstur gaun. 

Karakteristik Kain

Sifon ini biasanya dibuat dengan bahan dasar katun, sutra, nilon, rayon, dan juga polyester. Kain ini lebih tipis, transparan, dan juga ringan dengan pola pattern yang lebih seragam. 

Kain ini cenderung tembus pandang dan terlihat seperti halnya jaring halus atau net. Cara tenun dari kain ini terbilang unik dan telah ada sejak tahun 1902. Adanya pola tenun balanced plain weave dimana memiliki pattern yang sama dan juga dengan desain pola criss-cross sehingga kain yang dihasilkan berbeda. 

BACA JUGA:  Mengenal Kain Corduroy, Bahan Dasar, Kelebihan, dan Cara Perawatannya

Meskipun kain sifon cenderung tipis, namun tekstur yang dimiliki cenderung kasar. Ketipisan yang ada dari kain ini kurang mampu untuk menahan panas yang ada pada sekitar tubuh. Meskipun terbilang mudah dilakukan pewarnaan, namun sifon jenis fiber polyester lebih sulit untuk diwarnai. 

Jenis Kain Sifon

Untuk jenis dari kain ini terdiri dari berbagai macam. Bahan dan juga serat yang ada akan menghasilkan tekstur yang berbeda pula. Berikut beberapa jenis yang dihasilkan dari sebuah sifon, diantaranya:

1. Jenis Silk Chiffon

Untuk silk sifon ini terbuat dari sebuah benang sutra dan merupakan jenis sifon yang biasa dipakai untuk dress pesta. Tampilannya yang elegan dan juga ringan serta lembut menjadikan pemakai sangat lues ketika menggunakan fashion yang ada. Perlu diketahui bahwa silk chiffon ketika digunakan harus hati-hati karena rentan sobek. 

2. Polyester Chiffon

Bahan yang digunakan untuk polyester chiffon ini yaitu serat poliester atau sering disebut sebagai rayon. Kekuatan yang dihasilkan dari kain ini lebih baik meskipun harga yang ditawarkan lebih murah. Dibandingkan dengan sifon sutra, poly sutra lebih unggul. 

3. Kain Sifon Katun Atau Cotton Chiffon

Kain jenis ini terbuat dari bahan benang katun dan biasa digunakan dalam busana muslimah. Ketika menggunakan jenis kain ini perlu adanya tambahan furing karena tampilannya yang menerawang. 

4. Sifon Nilon 

Seperti dengan namanya, jenis kain ini terbuat dari benang nilon. Dengan karakter yang hampir sama dengan sifon polyester dengan perbedaan pada bahan saja. Untuk segi warna yang diciptakan dari sifon ini memiliki banyak pilihan. 

5. Sifon Rayon Atau Rayon Chiffon

Jenis sifon ini berasal dari benang rayon dan memiliki harga dibawah sifon jenis katun. Meskipun begitu, jika dibandingkan dengan sifon polyester, kain ini lebih unggul. 

6. Kain Blend Chiffon

Kain ini berasal dari perpaduan antara campuran benang sutera dan juga polyester. Tentunya karakteristik yang dihasilkan dari kain ini akan lebih mengkilap dan juga kuat. Meskipun begitu, nilai kilap kain yang dihasilkan tetap dibawah sutera. 

Keunggulan Kain Sifon

Dari berbagai jenis kain yang ada, kain sifon memiliki banyak keunggulan dan menjadi alasan mengapa banyak orang yang menggunakannya sebagai bahan pembuatan baju. Tak heran jenis kain ini banyak digunakan diberbagai fashion seperti halnya gaun dan juga gamis. Berikut beberapa keunggulan dari kain sifon, diantaranya:

1. Sangat Nyaman Dikenakan

Hal yang menjadi faktor utama banyak yang menggunakan jenis kain ini yaitu karena kenyamanan yang ada.  Tekstur sifon sangat lentur dan juga tidak kaku sehingga lebih cepat menyerap keringat jika dibandingkan dengan jenis bahan kain yang lainnya. Tak geran ketika cuaca sedang terik, menggunakan bahan sifon akan tetap terasa nyaman. Namun ketika digunakan saat musim dingin, rasa adem yang dihasilkan kain terbilang kurang cocok dipakai. 

BACA JUGA:  Mengenal Apa Itu Kain Cotton Carded Dan Ciri-Cirinya

2.  Tidak Mudah Kusut

Ketika menggunakan sebuah kain dengan bahan yang tidak mudah kusut tentunya sangat menyenangkan. Hal ini menjadikan seseorang tidak perlu untuk menyetrika setiap saat. Ketika pakaian tidak mudah kusut, tentunya akan menambah kesan percaya diri memakai gaun atau pakaian. Agar tetap indah dan awet saat dipakai, kain dengan bahan sifon diharuskan untuk disetrika dengan suhu yang sangat kecil atau tidak terlalu tinggi. 

3. Mudah Untuk Dicuci

Meskipun kain ini dianjurkan untuk dicuci menggunakan tangan, namun banyak yang khawatir akan merusak serat kain. Perlu diketahui bahwa akun ini ketika terdapat sebuah noda, dapat dengan mudah hilang hanya dengan gesekan tangan saja. Tentunya hal ini dikarenakan serat kain yang memang tidak mudah menyerap kotoran dan juga noda. Adanya hal ini akan menjadikan seseorang lebih mudah untuk mencuci kain jenis sifon tersebut. 

4. Kain Lebih Awet

Hasil tenunan dari kain sifon ini memiliki kualitas yang sangat tinggi. Dengan serat yang kuat terlebih pada jenis sifon polyester dan nilon, tentu akan membuat kain ini lebih awet. Jenis kain ini lebih karang sobek dan juga berlubang karena memang kualitasnya yang tinggi. Ketika dijadikan sebagai bahan gamis, tentunya gamis tersebut akan lebih awet. Ketebalan dari kain ini tidak menjadikan alasan untuk tetap lentur. Harganya yang relatif murah menjadikan jenis kain ini tetap banyak peminatnya dengan segala keunggulan yang dimilikinya. 

Perawatan Kain Sifon

Meskipun memiliki kualitas yang unggul, namun kain ini juga membutuhkan sebuah perawatan tersendiri agar lebih awet dan juga tahan lama.  Karakteristik drape yang bagus serta ringan akan mampu membedakan kualitas sebuah kain. Untuk lebih lanjut akan perawatan dari jenis kain ini, simak ulasannya berikut!

1. Menggunakan Air Dingin Saat Mencuci

Banyak yang beranggapan bahwa menghilangkan noda menggunakan air hangat akan menjadi salah satu cara yang mudah. Namun hal ini tidak berlaku ketika menggunakan kain berbahan sifon. Agar lebih awet pastikan untuk memisahkan pakaian bahan satu dengan bahan lainnya. Gunakan air dingin agar tetap awet jenis fashion yang menggunakan bahan ini. 

2. Menggunakan Detergen Yang Lembut

Detergen yang kasar bisa merusak serat dari pakaian berbahan sifon. Untuk mengatasi hal tersebut bisa dengan memilih deterjen cair yang mana memiliki sifat lembut dan tidak kasar. Pemilihan deterjen akan menentukan kualitas kain yang ada.

3. Perlakuan Ketika Terkena Noda

Ketika bahan kain yang berasal dari sifon terkena noda, sediakan kain katun atau bisa juga kain polos yang diletakkan di kain sifon tersebut. Gosok atau usaplah kain tersebut perlahan. Dengan cara tersebut boda yang ada di kain akan pindah perlahan ke kaos yang dijadikan perantara membersihkan tersebut. Ketika noda sangat sulit untuk dihilangkan, taburkan sedikit bedak tabur berwarna putih agar proses pemberaian bisa cepat.

BACA JUGA:  Mengenal Kain Waterproof, Kain yang Mampu Melindungi Diri Dari Air

4. Perawatan Penyetrikaan

Jangan sesekali menyetrika kain sifon dengan suhu yang panas, hal ini karena kain akan cepat berkerut. Pastikan ketika hendak menyetrika menggunakan suhu panas yang sedang. Meskipun suhu tidak terlalu panas, kain sifon tetap cepat rapi. 

5. Teknik Ketika Mencuci Kain Sifon

Jangan mencampurkan dengan jenis kain yang lain. Berbagai jenis sifon seperti haknya sifon sutra, polyester, rayon crepe, dan yang lainnya yang memiliki warna berbeda sebaiknya dipisahkan antara satu dengan yang lainnya. Hal ini dikarenakan sifon dapat dengan mudah menyerap warna yang ada. Ketika dicampur dengan warna yang lain tentu akan mengganggu dan merusak warna aslinya. 

6. Pastikan Mengeringkan Alami

Ketika telah bersih dan hendak dimiringkan, pastikan kain ini tidak dikeringkan langsung menggunakan sinar matahari. Keringkan secara alami agar warna tidak cepat memudar. Sifat dari sifon yang sangat lembut mengharuskan seseorang menjemur di tempat yang teduh dan cukup diangin-anginkan saja. Tentunya agar lebih aman hindari bahan sifon dijemur di luar ruangan. 

7. Perawatan Sifon Sutra

Untuk jenis sifon sutra, ketika melakukan perawatan bisa langsung dibawa ke laundry untuk melakukan dry clean. Cara ini akan menjadikan kelembutan dan kualitas kain tidak luntur. 

8. Tidak Menyetrika Secara Langsung

Mungkin bagi orang awam yang tidak mengetahui jenis kain terbilang aneh dengan hal ini. Namun faktanya agar kualitas kain bisa bertahan lama, pastikan melakukan penyetrikaan tidak secara langsung. Hal ini dikarenakan kain bahan sifon akan lebih mudah rusak ketika terkena panas. Untuk mengatasi hal tersebut bisa dengan memanaskan setrika kemudian mencabutnya atau bahkan bisa juga dengan menggunakan alas yang diletakkan diatas kain berbahan sifon. 

9. Teknik Penyimpanan 

Agar bisa bertahan lama, kain bahan sifon bisa disimpan dengan menggantungkan pada hanger yang berlapis busa. Tentunya agar tidak mudah tersangkut dan tetap rapi. Simpanlah pada udara yang tidak terlalu panas dan juga tidak terlalu lembab. 

10. Mencuci Untuk Menghilangkan Noda Membandel

Teknik yang digunakan ketika hendak membersihkan noda yang membandel yaitu dengan menaburkan bedak ke area yang terkena noda. Ketika terkena permen maret gosoklah bagian yang terkena dengan menggunakan es batu. Hal ini akan menjadikan permen karet mengeras dan dapat diangkat dari pakaian. 

Kualitas dari kain ini memang cocok dijadikan berbagai busana terlebih bagi gaun pesta. Beberapa cara perawatan kain sifon memang diharuskan untuk paham agar kain bisa tahan lama dan awet. Ketika mampu merawat dengan benar, tentu kualitas yang ada akan tetap tinggi. 

error: Content is protected !!