Mengenal Apa Itu Kain Cotton Carded Dan Ciri-Cirinya

 

Jenis bahan katun atau cotton memang lebih banyak dipakai sebagai bahan dasar pembuatan baju. Selain nyaman dipakai, kain katun juga terkenal halus sehingga baju jadi terlihat lebih menarik. Ada 2 jenis kain katun (cotton) yang biasa dipakai yaitu cotton combed serta cotton carded.

Keduanya dikenal punya banyak kelebihan sehingga sering dipakai terutama dalam pembuatan kaos. Di bawah ini akan sedikit dibahas tentang kain cotton carded sekaligus apa saja ciri-cirinya. Simak pembahasan selengkapnya berikut ini.

Bahan-Kaos-Carded

 

Apa itu Kain Cotton Carded?

Merupakan salah satu jenis kain katun yang dalam proses produksinya menggunakan mesin carding dan bahan benang carded. Terutama untuk pemintalan benangnya. Komposisi dari salah satu jenis kain ini adalah 100% cotton atau kapas. Dalam pembuatan kain ini, benang akan digaruk menggunakan mesin carding. Hal inilah yang akhirnya mendasari penamaan ‘carded’.

Oleh karena dalam proses pemisahan bahan kapas dengan cara digaruk, maka masih sering ditemukan serat kapas pendek pada kain ini. Beda dengan kain cotton combed yang hasilnya lebih bagus dan halus karena pembuatannya disisir menggunakan mesin combing. Meskipun begitu keduanya punya kualitas yang hampir sama untuk dipakai bahan pakaian.

BACA JUGA:  Mengenal Tentang Kain Viscose dan Peruntukannya 

kain carded

Ciri-Ciri

Setelah tahu apa itu kain cotton carded, sebaiknya perhatikan juga apa saja ciri-cirinya. Walaupun sama-sama jenis katun, kain ini masih punya perbedaan dengan cotton combed. Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan pembahasan berikut ini :

1. Jenis Kain Kualitas Menengah

Kain ini memiliki kualitas menengah karena jika dibandingkan dengan cotton combed masih lebih rendah. Namun tetap saja kain ini terbuat dari 100% serta kapas alami. Jika dibandingkan dengan cotton combed, kain ini mungkin sedikit lebih kasar.

Pasalnya jika diperhatikan lebih dekat, pada kain ini masih banyak ditemukan semacam biji karena prosesnya yang hanya digaruk. Meskipun begitu, kain ini masih layak menjadi rekomendasi untuk bahan pakaian dengan kualitas baik dengan harga terjangkau.

2. Tekstur Cukup Kasar

Kain ini termasuk memiliki tekstur yang cenderung lebih kasar dan kaku. Bisa disimpulkan dari segi tekstur, kain ini masih kalah kualitasnya dengan cotton combed. Meskipun begitu, kain ini masih dikategorikan sebagai kain kualitas menengah dan cukup baik.

3. Permukaan Kain Banyak Ditemukan Bintik-Bintik Putih

Perhatikan permukaan kain ini. Biasanya akan banyak ditemukan semacam bintik-bintik putih. Tapi tenang, itu bukan sejenis jamur atau karena kualitas kain yang buruk. Bintik-bintik itu sebenarnya adalah biji kapas sebagai bahan dasar pembuatan kain.

Sebab dibuat hanya dengan digaruk, tidak jarang banyak biji kapas yang tidak ikut hilang dan menempel pada kain. Biasanya tekstur kasar pada kain ini banyak diakibatkan oleh banyaknya biji kapas yang tertinggal.

BACA JUGA:  Serba-Serbi Bahan Jersey, Kain yang Nyaman untuk Berbagai Kebutuhan Fashion

4. Lebih Nyaman Dan Dingin

Meskipun lebih kasar dari cotton combed, kain ini masih sangat nyaman dipakai. Hal tersebut dikarenakan kain ini terbuat dari 100% bahan kapas asli. Tidak seperti polyester yang cenderung panas karena berasal dari bahan sintesis. Saat terkena kulit pun cenderung terasa lembut. Selain itu ketika dipakai kain ini juga memberikan sensasi dingin.

5. Punya Daya Serap Yang Baik

Salah satu alasan mengapa kain katun banyak dipakai orang untuk membuat pakaian atau baju karena kemampuannya menyerap keringat. Ini berlaku baik kain cotton combed dan carded sebab keduanya sama-sama terbuat dari dari 100% serta kapas alami. Oleh sebab itu jugalah yang membuat keduanya sangat diandalkan dalam hal kemampuannya menyerap keringat.

Maka tidak salah jika menggunakannya untuk bahan baju olahraga. Jika ingin kualitas bagus gunakan cotton combed tapi ingat harganya lebih mahal. Gunakan kain cotton carded bila ingin baju dengan kemampuan penyerapan keringat yang baik namun harganya lebih terjangkau.

6. Harga Terjangkau

Kain ini harganya masih di bawah cotton combed. Meskipun lebih terjangkau keduanya masih memiliki kualitas baik. Bila punya budget yang besar silahkan pilih kain cotton combed. Namun jika ingin mencari harga yang lebih murah, tidak ada salahnya memilih kain katun carded. Toh, kualitas keduanya juga sama, tidak beda jauh.

BACA JUGA:  Uniknya Kain Twist Drill untuk Pembuatan Pakaian

7. Memiliki Tingkat Kerataan Benang Yang Kurang Baik

Selain itu kain jenis ini juga dikenal memiliki tingkat kerataan benang yang kurang baik. Jika ingin melihat lebih jelas fakta ini, silahkan taruh kain di bawah sinar matahari langsung. Hal tersebut dikarenakan pada proses pemintalan benang, kain ini hanya digaruk bukan disisir seperti cotton combed.

Selain itu jenis kain ini akan cenderung mudah menyusut. Terutama jika sering dicuci atau direndam dalam waktu yang cukup lama. Selain itu proses penyetrikaan yang kurang pas akan membuat pakaian dari kain ini mudah rusak.

8. Mudah Rusak Jika Sering Dicuci

Hati-hati untuk merawat baju dengan bahan kain ini. Pasalnya, kain ini sebenarnya mudah sekali terkoyak apalagi jika proses pencuciannya tidak benar. Misalnya ketika dicuci dengan tangan dan dikucek terlalu kasar. Begitu juga ketika terlalu lama direndam pun bisa dengan mudah merusak serat kain.

Apalagi jika kebetulan dicuci terlalu sering, besar kemungkinan baju dengan bahan dasar kain ini akan mudah menyusut. Oleh karena itu perawatan kain ini sebenarnya perlu perhatian khusus. Tidak seperti kain lainnya seperti jenis polyester yang terbukti lebih mudah dirawat.

Itu tadi tentang kain cotton carded. Jenis kain yang cukup banyak dipakai sebagai bahan dasar pembuatan pakaian di Indonesia. Kain ini lebih direkomendasikan untuk pembuatan baju kualitas menengah. Misalnya untuk kaos-kaos harga murah atau kaos untuk hadiah.

error: Content is protected !!