Mengenal Lebih Detail Mengenai Kain Baby Terry dan Kegunaannya

 

Dalam pembuatan sebuah baju, hal pertama yang diperhatikan adalah kain yang digunakan. Dengan memilih kain yang tepat, maka baju bisa nyaman dan tidak menyebabkan panas. Hal ini pun juga berlaku untuk baju hangat seperti jaket maupun sweater. Jika ingin sweater yang hangat dan nyaman, maka kain baby terry bisa menjadi pilihan.

Kain baby terry merupakan kain yang terbuat dari bahan dasar serat kapas. Kainnya pun cukup tebal sehingga bisa memberikan rasa hangat bagi sang pemakai. Maka tidak heran jika kain ini banyak digunakan untuk kebutuhan baju hangat seperti jaket, sweater maupun selimut.

Meskipun sangat umum digunakan untuk pakaian hangat, masih banyak orang yang bingung seperti apa kain baby terry itu. Oleh karena itu, agar tidak sampai salah memilih kain, mari kita bahas detail mengenai kain yang mirip kaos ini.

Kain Baby Terry

Bagaimana Mengenal Baby Terry?

Bagi para pecinta kain tentunya sudah tidak asing dengan kain ini. Namun bagi pemburu baru, mari pelajar karakteristik dari baby terry agar tidak sampai salah membeli kain.

Secara fisik, bagian luar atau atas dari Baby Terry sangat mirip dengan kaos biasa. Bahannya lembut dan tidak bertekstur pada bagian atasnya. Namun, jika dilihat baliknya, maka tekstur akan berbeda. Pada bagian belakangnya, permukaan kain lebih bertekstur dan seperti kumpulan beberapa loop menjadi satu.

Selain itu, bahan baby terry dikenal memiliki ketebalan yang lebih tebal dibandingkan dengan kaos biasa. Salah satu hal yang membuat kain menjadi tebal adalah adanya bahan loop pada bagian belakang kain. Jadi, untuk membedakan mana kain kaos biasa dengan bahan Baby Terry, periksalah ketebalan serta balik dari kaos.

Meskipun bahannya tebal, namun Baby Terry tidak akan membuat baju menjadi tebal dan tidak nyaman. Sebaliknya, kain ino sangat nyaman digunakan meskipun di area yang panas karena dapat menyerap keringat dengan baik. Selain itu, bahannya sangat ringan sehingga tidak akan membuat pengguna merasa besar jika menggunakan jaket jenis ini.

Kain ini juga tersedia dalam bentuk polos maupun bermotif. Warnanya pun sangat beragam sehingga orang dengan mudah mendesain dan membuat jaket dari bahan ini. Jadi, setelah mengetahui karakteristik dari bahan Baby Terry, semoga tidak ada lagi yang salah membeli kain.

BACA JUGA:  Mengenal Bahan Kain Supernova untuk Membuat Pakaian Terbaik

Jenis-Jenis Baby Terry yang Banyak Digunakan

Perlu diketahui bahwa kain Baby Terry tidak hanya satu jenis kain, melainkan memiliki banyak jenis yang bisa digunakan. Perbedaannya terletak pada jenis dasar kain yang digunakan serta ketebalannya. Meskipun begitu, semua jenis kain yang digunakan nyaman untuk digunakan. Untuk lebih detailnya, berikut adalah jenis-jenis Baby Terry yang banyak digunakan:

1. Katun

Salah satu bahan utama yang sering digunakan untuk jaket, sweater maupun handuk adalah baby terry katun. Sesuai namanya, bahan utama dari Baby Terry ini adalah katun. Seperti katun pada umumnya, jenis kain ini halus dan dapat memberikan rasa adem dan dingin pada kulit. Akan tetapi bahan ini lebih tebal dibandingkan dengan kain katun pada umumnya.

2. Polyester

Jika ingin bahan yang lebih tipis untuk digunakan sebagai jaket ringan atau jaket harian, maka bisa memilih bahan Baby Terry polyester. Jenis kain ini juga terbuat dari biji plastik yang dibuat dengan cara polimerisasi. Meskipun bahannya lebih tipis, namun bahan ini tetap mampu menahan panas dengan baik. Kekurangannya hanya ada pada penyerapan keringat yang tidak sebagus katun dan jenis Baby Terry yang lainnya.

3. Combed

Salah satu jenis bahan kain Baby Terry yang paling bagus dan premium untuk digunakan sebagai baju adalah bahan combed. Kualitasnya premium karena bahannya lembut dan sangat nyaman digunakan sebagai baju atau jaket. Fisiknya yang tebal serta kemampuannya dalam menyerap keringat membuatnya menjadi pilihan banyak orang. Kekurangan mungkin hanya ada pada harga karena merupakan salah satu yang termahal dibandingkan dengan yang lain.

Kelebihan & Kekurangan Baby Terry

Bagi yang ragu untuk membeli bahan Terry, maka ada baiknya mengetahui kelebihan  serta kekurangan dari bahan ini. Hal ini bisa membantu meyakinkan diri untuk membeli atau tidaknya kain:

1.  Tekstur yang Lembut

Salah satu kelebihan dari kain Baby Terry adalah bahannya yang lembut serta halus. Tidak hanya pada bagian luarnya, namun bagian dalam dari kain pun lembut dan tidak menyebabkan rasa gatal meskipun memiliki tekstur yang berbeda.

Jadi, bagi yang biasanya mudah gatal-gatal atau merah jika menggunakan bahan lain tidak perlu khawatir jika menggunakan baby terry. Bahannya sangat nyaman dan tidak menyebabkan gatal atau bekas apapun pada permukaan kulit.

2. Mampu Menyerap Keringat

Meskipun dalam kondisi dingin, orang bisa tetap saja berkeringat dan membuat kain menjadi basah. Jika hal ini terjadi, maka tentunya baju tidak akan nyaman digunakan. Oleh karena itu, dalam membeli kain baju pastikan bahannya dapat menyerap keringat dengan baik seperti Baby Terry. Jadi, meskipun menggunakan bahan yang tebal, baju tidak akan mudah basah penuh dengan keringat.

BACA JUGA:  Bahan Kemeja yang Paling Banyak Digunakan dan Tips Memilihnya

3. Memberikan Efek Hangat

Salah satu kelebihan dari Baby terry yang menjadikannya favorit untuk sweater adalah adanya efek hangat dari kain. Jadi, dengan bahannya yang cukup tebal, kain ini mampu memberikan rasa hangat bagi sang pengguna. Rasa hangat ini sebenarnya berasal dari tubuh manusia sendiri yang mampu ditahan oleh kain. Sehingga, meskipun berada di daerah yang dingin, orang tidak akan merasa terlalu dingin dengan menggunakan jaket bahan Baby Terry.

4. Harga yang Terjangkau

Salah satu pesaing berat bahan Baby Terry adalah katun. Dua kain tersebut memiliki banyak kesamaan, namun jika dibandingkan harganya, Baby Terry bisa didapatkan dengan harga yang lebih murah. Pada umumnya, harga Baby Terry yang poloslah yang paling murah, sedangkan yang bermotif sedikit lebih mahal. Namun, secara kualitas, kedua jenis sama saja bagusnya.

5. Mudah Rusak

Setelah mengetahui berbagai macam kelebihannya, maka saatnya mengetahui kekurangannya. Salah satunya adalah bahan kain yang tidak awet dan mudah rusak terutama jika sering dicuci. Kain ini tidak mudah sobek maupun hancur, akan tetapi akan memudar apabila sering digunakan atau dicuci.

Oleh karena itu, jika ingin kainnya tahan lama dan lebih awet maka ada baiknya tidak mencucinya terlalu sering. Cara mencucinya pun sebaiknya menggunakan tangan dibandingkan dengan mesin.

6. Mudah Melar

Salah satu kekurangan dari kain Baby Terry adalah bahannya yang mudah melar dan tidak bisa kembali seperti semula. Hal ini sebenarnya bisa menjadi kelebihan dan kekurangan dari kain ini, tergantung dari kebutuhan. Jadi, bagi yang dulunya kurus dan saat ini menjadi berisi, maka tidak perlu panik karena jaket tetap bisa digunakan. Namun, sayangnya bahan akan melar dan tidak bisa mengecil kembali kecuali dijahitkan atau dipermak.

7. Bahan yang Lebih Tipis

Jika dibandingkan dengan bahan cotton, harga dari kain Baby Terry memang lebih murah. Namun hal ini dikarenakan bahannya yang juga lebih tipis dibandingkan dengan cotton. Oleh karena itu di beberapa negara dingin, bahan ini lebih banyak digunakan untuk baju penghangat seperti sweater, legging dibandingkan dengan jaket. Karena bahan ini tidak akan kuat menahan dingin jika berada di suhu minus.

Penggunaan Kain Baby Terry

Setelah mengetahui segala hal tentang kain ini, maka Anda bisa memutuskan mau menggunakan kain ini untuk apa. Salah satu jenis baju yang sering dibuat dari Baby Terry adalah jaket. Untuk membuat jenis pakaian ini, orang cenderung menggunakan kain combed premium karena bahannya yang tebal dan menghangatkan tubuh. Namun, untuk membuat pakaian ini, bahannya akan lebih mahal.

BACA JUGA:  Serba-Serbi Bahan Jersey, Kain yang Nyaman untuk Berbagai Kebutuhan Fashion

Selain menjadi pakaian atasan, Baby Terry juga bisa digunakan untuk sweatpants atau celana berolahraga. Sweatpants adalah celana yang dulunya hanya digunakan untuk berolahraga, namun saat ini celana ini telah banyak digunakan untuk berbagai hal. Karena digunakan untuk berbagai macam aktivitas, maka dibutuhkan kain yang dapat menyerap keringat dengan baik. Oleh karena itu, bahan Baby Terry sangat cocok digunakan untuk membuat celana tersebut.

Jika tidak menyukai jaket, maka orang bisa membuat sweater dari kain ini. Bahannya yang tebal juga bisa membuat sweater nyaman digunakan di area yang dingin. Jika ingin membuat sweater dengan harga yang lebih terjangkau dan lebih murah, ada baiknya menggunakan bahan Baby Terry yang Polyester.

Selain sebagai pakaian, kain Baby Terry banyak digunakan untuk handuk. Hal ini dikarenakan bahannya yang halus dan mampu menyerap keringat dengan baik. Harga handuk dari bahan Terry memang sedikit lebih mahal dibandingkan dengan handuk biasa. Namun, kualitas yang didapatkan pun akan berbeda.

Cara Perawatan Bahan Baby Terry yang Baik

Salah satu kekurangan dari bahan Baby Terry adalah kainnya yang tidak awet dan mudah rusak dicuci berkali-kali. Oleh karena itu, kunci utama agar jaket atau sweater yang digunakan tahan lama adalah cara perawatannya. Jangan sampai sudah membeli barang dengan harga yang lama, namun cepat rusak.

Hal pertama yang harus diketahui dalam merawat kain Terry adalah jangan mencucinya terlalu sering. Hal ini bisa menyebabkan warna kain cepat memudar dan membuat permukaannya menjadi lebih kasar. Namun, jika memang harus dicuci maka sebaiknya mencucinya dengan tangan daripada mesin cuci.

Ketika proses cuci jangan membersihkan atau menggosoknya terlalu keras. Karena proses ini dapat merusak permukaan kain dan menimbulkan bintik-bintik pada bagian luarnya. Pada proses pengeringan, jangan memutar atau memerasnya terlalu keras juga agar kain tidak rusak.

Untuk penjemuran, bahan ini tidak ada masalah jika terkena matahari langsung. Akan tetapi ketika proses setrika, jangan menggunakan suhu yang terlalu panas. Pilihlah suhu yang sedang dan tunggulah hingga setrikanya panas. Jadi, jangan menggosoknya langsung dengan suhu yang tinggi karena dapat membuat lubang pada kain.

Jadi, itulah segala sesuatu yang perlu diketahui mengenai kain Baby Terry. Secara keseluruhan, kain ini sangat nyaman dan direkomendasikan untuk digunakan sebagai jaket maupun celana. Akan tetapi, perlu diketahui pula bahwa bahan ini tidak awet dan cenderung lebih tipis dibandingkan dengan cotton. Oleh karena itu, perawatan yang tepat dan benar sangat penting dilakukan agar pakaian atau celana yang dibeli tidak mudah rusak.

error: Content is protected !!