Mengenal Warna Pastel Lengkap dengan Karakteristik dan Penggunaannya

 

Warna Pastel adalah golongan warna muda. Hanya saja paste ini cenderung memiliki nuansa yang lebih cerah dibandingkan dengan jenis warna muda lainnya. Namun meskipun begitu, pastel ini biasanya tidak memiliki karakter warna yang kuat. Jadi terkadang kamu akan tersamarkan saat mencoba fokus melihat warnanya.

Biasanya warna muda ini dijadikan sebuah medium seni dalam konsep batangan atau stik. Ada juga yang dikonsep dalam bentuk serbuk. Serbuk ini dipadatkan dan dicampur dengan gom arab agar mengeras namun tetap rapuh.

Apabila stik tersebut digosokkan pada kertas, atau media lain dengan permukaan yang kasar, Biasanya serbuk tersebut akan tertinggal di permukaan kertas dan meninggalkan corak atau rekam jejak sesuai dengan apa yang sudah dilakukan pemegang stik sebelumnya.

Stik ini kita kenal dengan nama pensil gambar, crayon, dan lain sebagainya. Pasti kamu sudah pernah mencobanya secara langsung bukan? Perlu dipahami, pastel ini sendiri mewakili warna-warna muda. Jadi tidak hanya satu warna saja.

Yang termasuk ke dalam kategori warna ini adalah merah muda, biru muda, kuning muda, hijau muda, dan lain – lain. Hitam dan abu-abu tidak mewakili pastel karena tidak mencerminkan nuansa yang cerah dan ceria. Pastel ini merupakan salah satu warna yang sangat digemari di seluruh dunia, terutama oleh anak-anak.

Sejarah Warna Pastel Sebagai Media Lukis

Leonardo da Vinci dikenal sebagai orang pertama yang mempopulerkan pastel. Seniman satu ini mulai memperkenalkannya pada masyarakat pada tahun 1495 lalu. Kala itu Leonardo da Vinci menggunakan pastel sebagai media lukis.

BACA JUGA:  Warna Putih dan Serba-Serbinya yang Wajib Kamu Tahu

Pastel yang diperkenalkan oleh Da VInci kemudian dikenal oleh masyarakat pada umumnya. Mulai banyak juga pelukis lain yang menggunakan pastel bermunculan setelahnya. Contohnya adalah Rosalba Carrier dan Maurice Quentin de La Tour yang populer pada abad ke-18 lalu.

Setelah masa ini, pastel atau medium primer kemudian dikenal luas di seluruh dunia. Penerapannya juga mulai meluas. Tidak hanya untuk karya seni saja, pastel juga mulai digunakan untuk bahan tekstil dan lain – lain.

Untuk menemukan warna pastel, orang-orang kala itu menggunakan teknik gouache (teknik pencampuran warna khusus). Popularitas pastel terjadi pada abad ke-19 setelah pelukis Perancis Edgar Degas mulai memperkenalkannya di salah satu pameran pribadi di hampir seluruh daratan Eropa.

Setelahnya, pastel kemudian sampai ke Amerika Serikat melalui tangan seorang seniman bernama Mary Cassatt. Dia berhasil mempopulerkan pastel di wilayah Washington dan Philadelphia, sebelum akhirnya mencakup seluruh wilayah negeri Paman Sam.

Karakteristik Warna Pastel yang Cemerlang

Pastel sebenarnya merupakan warna yang cemerlang. Hanya saja tingkat cemerlangnya ini masih kalah jika dibandingkan dengan cat minyak. Terlebih lagi, pastel ini biasanya tidak bisa menempel dengan kuat pada media kertas atau media lainnya. Selalu ada serbuk yang terlepas.

Da getaran sedikit saja bisa membuat serbuk yang menempel pada kertas tersebut menjadi luluh. Tentu saja warna yang menempel jadi semakin pudar dan tidak jelas. Untuk mengatasi hal ini biasanya diberikan fiksatif. Zat satu ini membuat pastel jadi jauh lebih tangguh di atas media apapun.

BACA JUGA:  Jenis Warna Maroon dan Psikologinya yang Perlu Diketahui

Perlu dipahami, pastel ini sebenarnya sangat dominan jika diterapkan pada komplementer. Namun sebaliknya, warna ini memiliki karakteristik yang lemah apabila ditempatkan pada warna analogus. Di sisi lain, warna jenis ini juga menjadi musuh utama warna gelap jika ditempatkan warna gelap di atasnya.

Warna pastel biasanya sulit untuk dihapus secara sempurna. Apabila dipaksakan, akan ada efek smudge pada bidang kertas yang menjadi media utama. Untungnya saat ini sudah ada pastel minyak. Jadi kamu tidak perlu terpaku pada penggunaan pastel kapur konvensional.

Macam – Macam Pastel dari Warna Muda

Seperti sudah kita bahas sebelumnya, pastel ini adalah kumpulan dari warna muda. Tentu saja jenisnya sangat beragam. Namun sangat penting bagi kamu untuk memahami beberapa contoh dari pastel tersebut.

Tujuannya agar kamu bisa benar-benar membedakan antara pastel dengan jenis warna lainnya. Langsung saja, ini dia berbagai macam warna pastel yang ada di dalam kehidupan kita sehari-hari.

  1. Hijau Pastel
  2. Cream
  3. Coral
  4. Dusty Pink
  5. Peach
  6. Turkish
  7. Salmon / Salem
  8. Blue sky
  9. baby blue
  10. Lavender
  11. Cyan
  12. Olive
  13. Fosil, dan lain –

Sebenarnya masih ada banyak varian warna pastel yang bisa kamu pilih. Namun beberapa warna yang kami sebutkan di atas hanya sebagian contohnya saja. Kalau kami masukkan semua, mungkin ada lebih dari 1000 varian warna muda di dunia ini.

BACA JUGA:  Warna Magenta dalam Kehidupan yang Wajib Diketahui

Makna Khusus Pastel Secara Psikologis

Pastel ternyata memiliki makna khusus secara psikologis. Tidak banyak orang tahu, sebenarnya karakteristik pastel ini sangatlah kuat. Dari titik ini, sebenarnya kamu bisa menjadikannya sebagai media untuk menginspirasi kondisi psikologis dan kejiwaan.

Karakteristik pertama dari warna ini adalah damai dan juga menenangkan. Tidak bisa disangkal, warna ini memang memiliki nuansa kelembutan yang sangat kuat. Karena kesan kelembutannya ini, sudah tentu pastel akan memberi nuansa kedamaian bagi siapapun yang melihatnya.

Di sisi lain warna ini juga mengandung nuansa romantis yang sangat tinggi. Terlebih lagi kalau kamu mengkombinasikannya dengan ornamen romantis lain. Nuansa romantisnya pasti akan semakin maksimal bagi siapapun yang melihatnya secara langsung.

Penerapan Warna Pastel pada Printing Digital

Pastel diterapkan pada banyak hal saat ini. Salah satunya adalah pada dunia digital printing. Seperti kita ketahui, saat ini dunia digital memang mengalami kemajuan yang sangat pesat. Tidak heran kalau penerapan warna muda dalam dunia digital juga menjadi salah satu aspek yang paling penting.

Di dunia digital, biasanya pastel digunakan untuk mengisi background atau latar warna pada desain dengan konsep yang romantis. Contohnya adalah undangan pernikahan, banner tunangan, pemberitahuan hari jadi, dan lain – lain.

Seringkali warna muda ini juga dijadikan cover buku dengan isi cerita yang memiliki nuansa romantisme dan muda. Tidak heran kalau kemudian ada banyak sekali peminat dari warna pastel ini, terutama dari kalangan muda.

error: Content is protected !!