Menu
Selamat Datang di Garuda Print

Beda Sablon Jersey, Beda Cara Merawatnya: Ikuti Panduannya

cara merawat sablon jersey

Sablon jersey tidak bisa dirawat dengan satu cara yang sama. Setiap teknik cetak punya karakter berbeda, sehingga cara mencuci, menjemur, dan menyetrika juga perlu disesuaikan.

Jersey dengan printing sublimasi tentu berbeda dari jersey dengan DTF, polyflex, plastisol, rubber, atau waterbased. Ada sablon yang menyatu dengan kain. Ada juga sablon yang menempel di permukaan kain.

Kenapa Jenis Sablon Harus Dikenali Dulu?

Cara merawat sablon jersey harus dimulai dari mengenali jenis sablonnya. Kesalahan perawatan sering terjadi karena semua jersey dianggap sama.

Sablon yang menempel di permukaan kain lebih sensitif terhadap panas, gesekan, dan tarikan. Contohnya DTF, polyflex, plastisol, dan rubber.

Sablon yang menyatu dengan kain biasanya lebih ringan dan tidak mudah terasa tebal. Contohnya printing sublimasi pada bahan polyester.

Jadi, sebelum mencuci jersey, pahami dulu teknik sablon yang digunakan. Cara ini membantu sablon tetap rapi, tidak cepat retak, dan tidak mudah mengelupas.

Cara Merawat Jersey Printing Sublimasi

Printing sublimasi lebih aman dirawat karena tinta menyatu dengan serat kain polyester. Teknik ini tidak menambah lapisan tebal di permukaan jersey.

Pada jersey sublimasi, motif, logo, warna, sponsor, nama, dan nomor bisa masuk langsung ke desain. Hasilnya ringan dan nyaman dipakai.

Cara merawat jersey sublimasi:

  • Cuci dengan air suhu normal
  • Balik jersey sebelum dicuci
  • Hindari pemutih
  • Jangan sikat permukaan jersey
  • Jemur di tempat teduh
  • Hindari panas berlebihan

Sublimasi memang lebih aman untuk jersey modern. Namun, kain tetap bisa rusak jika terlalu sering disikat, direndam terlalu lama, atau dijemur langsung di bawah panas kuat.

Cara Merawat Sablon DTF pada Jersey

Sablon DTF perlu dirawat lebih hati-hati karena hasil cetak menempel di permukaan kain. Lapisan DTF bisa rusak jika terlalu sering terkena panas dan gesekan kasar.

DTF cocok untuk logo full color, sponsor kecil, atau detail tambahan. Namun, DTF kurang ideal untuk area sablon yang terlalu besar karena lapisannya menutup permukaan kain.

Cara merawat sablon DTF:

  • Balik jersey sebelum dicuci
  • Cuci manual lebih aman
  • Gunakan deterjen lembut
  • Hindari menyikat area sablon
  • Jangan diperas terlalu kuat
  • Jangan setrika langsung di atas sablon
  • Hindari mesin pengering panas

Perawatan DTF harus fokus pada permukaan sablon. Jika lapisan mulai tertarik atau terlipat saat panas, sablon bisa cepat rusak.

Cara Merawat Sablon Polyflex

Sablon polyflex butuh perawatan khusus karena bahan vinyl dipress ke permukaan jersey. Polyflex sering dipakai untuk nama pemain, nomor punggung, nomor celana, dan detail satu warna.

Polyflex terlihat tegas dan rapi. Namun, lapisan vinyl bisa retak, terkelupas, atau melengkung jika sering terkena panas tinggi.

Cara merawat sablon polyflex:

  • Cuci jersey dalam posisi terbalik
  • Jangan rendam terlalu lama
  • Hindari air panas
  • Hindari pemutih
  • Jangan sikat bagian nomor atau nama
  • Jemur dengan cara digantung rapi
  • Setrika dari bagian dalam jika diperlukan

Polyflex lebih awet jika tidak sering terlipat tajam. Area nomor punggung sebaiknya tidak ditekan berat saat penyimpanan.

Cara Merawat Sablon Plastisol

Sablon plastisol perlu dijaga dari panas berlebihan karena tinta berada di atas permukaan kain. Hasil plastisol biasanya solid, tebal, dan pekat.

Plastisol bisa dipakai untuk logo, sponsor, atau aksen tertentu. Namun, area plastisol yang terlalu luas bisa membuat jersey terasa lebih panas.

Cara merawat sablon plastisol:

  • Cuci dengan lembut
  • Hindari sikat kasar
  • Jangan rendam terlalu lama
  • Jangan gunakan pemutih
  • Jemur di area teduh
  • Jangan setrika langsung di permukaan sablon
  • Hindari dryer bersuhu tinggi

Plastisol bisa terlihat kuat, tetapi permukaannya tetap bisa retak jika sering dilipat, ditekan, atau terkena panas langsung.

Cara Merawat Sablon Rubber

Sablon rubber lebih sensitif pada jersey polyester modern karena hasilnya menutup permukaan kain. Teknik ini lebih umum ditemukan pada kaos cotton, jersey model lama, atau jersey ekonomis.

Rubber bisa terlihat solid, tetapi area sablon bisa terasa lebih berat jika ukurannya besar.

Cara merawat sablon rubber:

  • Cuci dengan tangan jika memungkinkan
  • Jangan sikat area sablon
  • Jangan pakai pemutih
  • Hindari rendaman terlalu lama
  • Jemur dalam posisi terbalik
  • Jangan setrika langsung di atas sablon

Sablon rubber bisa retak jika terlalu sering terkena tarikan dan panas. Perawatan lembut menjadi kunci agar hasilnya lebih awet.

Cara Merawat Sablon Waterbased

Sablon waterbased perlu dirawat lembut karena teknik ini lebih umum untuk kaos dan jarang menjadi pilihan utama jersey modern. Hasilnya bisa lebih tipis dibanding rubber, tetapi tetap perlu perlindungan dari gesekan kasar.

Pada jersey polyester, waterbased bukan teknik utama. Jika jersey memakai waterbased, perawatan harus lebih hati-hati.

Cara merawat sablon waterbased:

  • Cuci dengan deterjen lembut
  • Hindari sikat kasar
  • Jangan gunakan pemutih
  • Jemur di tempat teduh
  • Jangan setrika langsung di area sablon
  • Hindari panas berlebihan

Waterbased lebih aman jika tidak diperlakukan seperti kain biasa. Area sablon tetap perlu dijaga agar tidak cepat pudar atau rusak.

Aturan Umum Merawat Sablon Jersey

Aturan umum merawat sablon jersey adalah mengurangi panas, gesekan, dan tekanan langsung pada area sablon. Tiga hal ini paling sering membuat sablon cepat rusak.

Gunakan kebiasaan sederhana ini:

  • Balik jersey sebelum dicuci
  • Cuci dengan air suhu normal
  • Hindari pemutih
  • Hindari sikat kasar
  • Jangan rendam terlalu lama
  • Jemur di tempat teduh
  • Hindari mesin pengering panas
  • Jangan setrika langsung di area sablon

Aturan ini aman untuk banyak jenis sablon. Namun, sablon tempel seperti DTF dan polyflex tetap butuh perhatian lebih.

Perawatan Sablon Jersey Menurut Garuda Print

Garuda Print melihat perawatan sablon jersey harus disesuaikan dengan teknik cetaknya. Jersey sublimasi lebih ringan karena tinta menyatu dengan bahan, sedangkan DTF, polyflex, plastisol, dan rubber punya lapisan yang menempel di permukaan kain.

Untuk jersey full print, sublimasi menjadi pilihan yang lebih aman dan nyaman. Motif menyatu dengan kain, sehingga perawatan lebih sederhana.

Untuk detail tambahan seperti logo full color, nama, nomor, atau sponsor kecil, DTF dan polyflex tetap bisa dipakai. Namun, pemakai harus lebih hati-hati saat mencuci dan menyetrika.

Kesimpulan

Cara merawat sablon jersey yang benar dimulai dari mengenali jenis sablonnya. Printing sublimasi, DTF, polyflex, plastisol, rubber, dan waterbased punya karakter yang berbeda.

Sublimasi lebih ringan karena menyatu dengan kain. DTF dan polyflex perlu perawatan ekstra karena menempel di permukaan. Plastisol, rubber, dan waterbased juga perlu dijaga dari panas, gesekan, dan tarikan berlebihan.

Sablon jersey bisa lebih awet jika dicuci dengan lembut, dijemur di tempat teduh, dan tidak disetrika langsung pada area sablon.

Desain Jersey Terbaru

Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangJersey Futsal GS-37 Hijau Teal Sage Motif Pinwheel Spiral Abstrak yang Fresh
HargaRp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangJersey Futsal GS-36 Hijau Putih Motif Polygon Kristal dengan Aksen Starburst Lime
HargaRp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangJersey Futsal GS-35 Lime Neon Biru Ungu Motif Brush Slash Abstrak dengan Dot Texture
HargaRp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangJersey Futsal GS-34 Hijau Forest Putih Motif Herringbone Tipis Vertikal yang Clean dan Elegan
HargaRp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangJersey Futsal GS-33 Merah Kuning Motif Flame Vertikal dengan Detail Dot Pattern
HargaRp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangJersey Futsal GS-32 Biru Cyan Navy Motif Brush Flame Abstrak yang Dinamis
HargaRp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangJersey Futsal GS-31 Putih Biru Muda Motif Houndstooth Zigzag Patah yang Clean dan Fresh
HargaRp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangJersey Futsal GS-30 Putih Abu Hitam Motif Stripe Vertikal dengan Arsiran Diagonal Halus
HargaRp (Hubungi CS)
Lihat Detail