Warna Cokelat dan Cerminan Keadaan Psikologis Pencintanya

 

Warna cokelat atau dalam bahasa inggris disebut dengan brown merupakan warna netral yang sangat mudah ditemui di setiap sudut bumi. Tanah, kayu, bebatuan, hewan, dan isi bumi lainnya. Warna ini sangat hangat dan dipercaya dapat menambah nafsu makan, meski bagi sebagian orang dirasa membosankan.

Warna ini juga bisa diartikan sebagai ketabahan, kesederhanaan, keramahan, ketergantungan, dan juga kesehatan. Kamu juga dapat dengan mudah melihat warna ini dalam kain, sebab warna cokelat sangat penting dalam industri tekstil.

Tujuan utama dari penggunaan pewarna tekstil ini adalah untuk memperbaiki atau juga meningkatkan kualitas warna suatu produk. Warna tersebut dapat meningkatkan citra produk tekstil yang dibuat, sehingga kain atau benang yang dihasilkan lebih menarik. Dengan begitu, produk memiliki nilai jual tinggi.

Sama halnya dengan industri usaha digital printing, kesesuaian warna yang dihasilkan sangat berpengaruh terhadap nilai jual barang tersebut. Nilai jual tersebut erat kaitannya dengan kepuasan konsumen dan pemasukan bagi perusahaan yang bergerak dalam bidang ini.

Cokelat merupakan salah satu warna favorit dalam industri tekstil dan digital printing, sebab banyak orang menyukai warna yang memiliki filosofi tentang bumi, menghibur, dan memelihara ini. Hal ini, tidak lepas dari makna dan keadanan psikologis pencintanya.

Warna Cokelat dalam Peradaban Dunia

Di dunia ini cokelat sering dikaitkan sebagai warna yang identik dengan produk bermanfaat, alami, organik, lahan, perkebunan, pertanian, dan segala bidang agrikultur. Selain itu, cokelat solid memiliki makna kekuatan dan kedewasaan.

BACA JUGA:  Dibalik Warna Pelangi dan Penggunaannya Pada Kehidupan Sehari-Hari

Meski demikian, bagi orang-orang Barat cokelat dianggap membosankan atau jenuh, dan tidak menyenangkan. Namun cokelat tetap warna yang dominan di daratan, sama halnya dengan hijau. Lebih dalam lagi, cokelat memiliki peran untuk menenangkan dan menstabilkan. Sedangkan hijau, memiliki peran menyeimbangkan dan meremajakan.

Dua warna ini saling melengkapi dan memberikan makna kepada manusia agar dapat menghadapi segala tekanan zaman sekarang dengan seimbang. Dalam beberapa kebudayaan di dunia ini, warna cokelat memiliki makna yang berbeda-beda.

  1. Mestizo Hispanic menyebut diri mereka sendiri cokelat atau perunggu.
  2. Penduduk Kaukasia Dravida dan penduduk Indro-Arya di Asia Selatan terkadang disebut dengan sebutan cokelat.
  3. Tradisi Thanksgiving di Amerika diwakili oleh cokelat dan oranye.
  4. Warga Jepang tidak memiliki kosa kata khusus untuk cokelat. Mereka biasanya menggunakan kosa kata yang mendeskripsikan cokelat, seperti warna teh, warna rubah, atau daun jatuh.
  5. Makna cokelat di India adalah duka, sebab warnanya menyerupai daun sekarat.
  6. Orang Indian mempercayai, jika cokelat melambangkan kekuatan disiplin mereka.

warna cokelat

Warna Cokelat dalam Psikologi Warna

Bagi kebanyakan manusia, warna kesukaan merupakan representasi dari kepribadiannya. Warna adalah aspek yang paling dominan dalam kehidupan sehari-hari. Presepsi manusia dalam melihat warna dapat melibatkan respon psikologis dan fisiologis.

Namun, presepsi psikologis atau emosi dari manusia saat dihadapkan pada warna akan berdampak paling besar kepada dirinya. Sebab, setiap warna memiliki makna yang menunjukkan perasaan kamu akan sesuatu.

BACA JUGA:  Kenali Warna Silver Lebih Dalam, Pengertian Hingga Kegunaannya

Dengan melihat objek berwarna tertentu, maka cahaya, mata, dan otak akan membentuk sensasi dan presepsi yang kompleks. Penyuka cokelat harus bersyukur karena memiliki segudang sifat positif yang mencerminkan dirinya karena menyukai warna ini.

Cokelat dalam psikologi warna memiliki arti kejujuran, asli, dan tulus. Makna psikologis lainnya sangat banyak, tergantung pada jenis campuran untuk membentuk warna yang merefleksikan tanah ini. Berdasarkan hasil penelitian, cokelat masuk ke dalam tiga besar warna yang paling tidak disukai.

Kebanyakan pencinta warna ini adalah perempuan. Namun dalam dunia fashion, warna ini masuk ke dalam lima besar paling disukai. Setiap warna pembentuk cokelat akan menambah berbagai macam makna dalam cokelat. Pencinta warna ini memiliki banyak nilai positif dalam kepribadiannya.

Kamu yang menyukai warna ini adalah pribadi yang memiliki emosi stabil dan dapat diandalkan, menyukai hal simple, pandai mengelola keuangan karena tidak boros, sosok yang setia, bersahabat dan rendah hati, dan kamu adalah sosok yang memprioritaskan keluarga di atas segalanya.

Selain itu, pencinta warna dengan jenis cokelat tidak terlalu membutuhkan kemewahan. Mereka lebih menyukai diri sendiri dan sederhana tanpa banyak bicara. Mereka juga dikenal sebagai pribadi yang dapat dipercaya, hemat, terus terang, tapi juga tegas.

warna cokelat

Kombinasi Warna Pembentuk Warna Cokelat

Cokelat dapat dilakukan dengan melakukan beberapa kombinasi warna. Namun, masih banyak sekali orang yang belum mengetahui tentang ini. Oleh sebab itu kami akan memberikan kombinasi warna yang dapat kamu gunakan untuk memperoleh cokelat.

  1. Campuran dari Warna Merah dan Hijau

Kombinasi pertama yang dapat kamu lakukan adalah dengan mencampurkan warna merah dan warna hijau. Kedua warna ini adalah warna utama dan kunci. Kamu dapat menggunakan warna hijau sebagai warna sekunder.

BACA JUGA:  Perbedaan Warna RGB Dan CMYK yang Wajib Kamu Pahami

Campurkan warna merah ke dalam warna hijau secukupnya. Tambahkan sedikit demi sedikit sambil diaduk, hingga warna yang dihasilkan sesuai dengan keinginan kamu. Setelah terbentuk warna yang sesuai, maka hentikanlah proses pencampuran.

  1. Campuran Warna Kuning dan Ungu

Warna kuning terkenal karena warnanya yang cerah dan ceria. Namun, warna ini dapat menghasilkan warna netral yang hangat jika dikombinasikan dengan warna ungu. Dari hasil kombinasi ini, maka akan terbentuk warna cokelat.

Warna ungu sendiri dapat diciptakan dari hasil kombinasi biru dan merah, sedangkan warna kuning adalah warna primer. Cara pembuatan cokelat menggunakan warna primer kuning harus tepat takarannya, sebab kombinasi dua warna ini sangat berpengaruh terhadap hasil warna.

  1. Campuran Warna Primer

Warna primer terdiri dari biru, kuning, dan merah Kamu dapat memperoleh cokelat dari hasil campuran ketiga warna primer ini. Namun, kamu harus memperhatikan takaran dari setiap warna agar memperoleh warna sesuai dengan keinginan.

Meskipun cokelat tidak sepopuler warna lainnya, namun warna ini tetap memiliki makna positif bagi pencintanya dan juga sangat mudah untuk menciptakan warna cokelat dari kombinasi warna lain.

error: Content is protected !!