Penggunaan Warna Hitam yang Tepat pada Cetakan CMYK

 

Warna hitam merupakan salah satu warna yang paling sering digunakan, baik untuk warna pokok maupun campuran sehingga menghasilkan warna sesuai harapan. Dalam dunia printing, mencetak hitam bukan perkara mudah karena warnanya identik dengan abu-abu gelap sehingga kita harus memahami karakteristik hitam untuk mendapatkan warna tepat.

Meskipun kamu memilih hitam murni, tapi warna yang dihasilkan sesuai dengan harapan karena dipengaruhi juga dengan media printing yang digunakan. Misalnya saja, lapisan media digital printing terlalu tipis membuat sebagian putih terlihat tembus hingga menciptakan warna abu-abu, padahal warna yang diatur adalah hitam murni.

Kamu bisa membuat dingin dengan cyan lebih banyak dan kuning lebih sedikit atau membuatnya terlihat lebih hangat dengan cyan lebih sedikit dan kuning lebih banyak. Pengaturan seperti ini harus diperhatikan agar menciptakan hitam sesuai yang diharapkan dan berikut ulasan lengkapnya untuk penggunaan hitam pada CMYK.

Penggunaan dari warna Hitam 100% Murni

Warna ini murni 100% merupakan warna yang apabila diperbesar atau dilihat dalam grafik kecil masih menghasilkan hitam tajam. Namun, jika hitam diperkaya tanpa alasan pada grafik kecil atau karakter, maka dapat menyebabkan hasil warna tidak setajam saat menggunakan murni akibat registrasi yang mengalami kesalahan.

Kamu harus menyesuaikan 4 pelat CMYK bersama-sama dengan sangat tepat ketika operator pers mengkalibrasi pekerjaan pada awal proses cetak agar menghasilkan hitam sesungguhnya. Hal ini tidaklah mudah karena banyak dari kita yang mengabaikan media cetak dan mesin yang digunakan karena kedua hal ini sangat berpengaruh.

BACA JUGA:  Memahami Warna Mint, Kode Warna, Jenis-Jenis, dan Perpaduannya

Kualitas media cetak dapat berpengaruh terhadap warna yang dihasilkan nantinya, begitu juga dengan kualitas mesin. Semakin tua mesin yang digunakan, penyesuaian yang dimilikinya mungkin sudah berubah karena pada dasarnya setiap mesin tidak dapat mempertahankan penyesuaian tersebut. Itulah mengapa toko cetak harus selalu menjaga kualitas mesin.

Terkadang, mesin memiliki beberapa ketidak konsistenan, ditambah dengan faktor manusia yang kurang memahami bagaimana printing yang tepat, maka bisa menciptakan warna hitam tidak sesuai. Itulah mengapa tidak disarankan bagi kamu untuk memperkaya hitam jika memang tidak perlu, namun lebih baik memilih kerapatan sangat rendah pada CMYK.

Penggunaan Hitam Murni yang Kaya

Beberapa masalah mungkin saja terjadi saat kamu salah dalam menggunakan hitam murni. Itulah mengapa ada beberapa alasan mengapa kamu harus menggunakan hitam yang kaya saat diperlukan. Alasan pertama jika kamu mencetak hitam 100% murni di atas gambar atau warna sehingga warna background merupakan perpaduan.

Penggunaan warna hitam yang kaya dapat menghasilkan hasil cetak lebih halus dan seimbang dibanding hitam murni. Efek cap akan muncul ketika area putih besar berada di antara kepadatan tinggi sehingga kamu harus memilih printer berkualitas agar menciptakan efek yang sama pada ketika dibutuhkan.

Beberapa desainer sengaja mengabaikan atribut trapping karena pengalaman nyata dalam prepress yang dimilikinya. Trapping biasanya dilakukan pada elemen vektor, bukan elemen raster sehingga kamu harus mengerti tata telah dalam aplikasi atau software desain karena besarnya piksel juga dapat memengaruhi warna yang dihasilkan nantinya.

BACA JUGA:  Jenis Warna Maroon dan Psikologinya yang Perlu Diketahui

Jadi, disarankan bagi kamu untuk menggunakan gradien hitam kaya yang telah terbagi menjadi garis untuk setiap persen dari kepadatan atau opacity yang tersedia. Untuk memperkuat efek ini, kamu bisa mengikuti cara yang terlihat pada gradien besar dan laminasi atau pernis karena mampu sedikit menggelapkan warna.

Alasan Satu Resep Hitam Kaya Lebih Baik

Banyak alasan yang mendasari mengapa kamu memilih satu resep warna hitam dibanding lainnya dan salah satunya berkaitan dengan desain yang kamu miliki. Alasan paling kuat adalah keinginan kamu untuk menggunakan hitam karena memang suka atau perlu. Warna ini dipengaruhi oleh nilai cyan dan kuning.

Apabila warna kuning lebih banyak, hitam akan menjadi kecokelatan, namun jika nilai cyan lebih tinggi, maka akan ada kesan sedikit lebih dingin. Dalam beberapa kasus, hitam yang kaya dengan rona biru akan terlihat aneh, begitu juga dengan warna lainnya sehingga harus disesuaikan setiap warna.

Jika kamu menemukan warna yang dihasilkan terlihat aneh, lebih baik membuat nilai sama pada semua warna dan terkadang perbedaannya hanya 5% saja. Keberadaan kulit hitam kaya juga dapat memberikan efek khusus yang sangat bagus, khususnya ketika menggunakan nada atau gradien berbeda dari warna hitam.

BACA JUGA:  Arti Dan Sejarah Warna Merah dari Zaman Purba Hingga Jenisnya

Proposisi warna sangat penting untuk menghasilkan warna yang diinginkan, misalnya saja menambahkan warna lain pada hitam maka bisa menciptakan logam hitam tanpa warna. Menggunakan warna pada gradien merupakan cara terbaik untuk melihat tampilan perpaduan tersebut sebelum akhirnya dicetak atau diproduksi untuk menghindari kesalahan.

Selalu Atur Preferensi Warna pada Layar

Warna pada layar komputer atau laptop terkadang berbeda dengan warna yang dihasilkan setelah proses printing. Perbedaan inilah yang harus diwaspadai agar tidak menciptakan masalah cetak pada pesanan konsumen karena pasti akan merugikan bisnis printing yang kamu jalankan.

Begitu juga dengan warna hitam yang sering kali tidak sesuai dengan harapan karena perbedaan warna pada layar dan hasilnya. Itulah mengapa kamu harus memahami pengaturan preferensi agar warna yang ditampilkan pada layar memiliki tingkat keakuratan yang tinggi terhadap warna yang dicetak nantinya.

Saat kamu mencetak dengan offset, pastikan agar detail selalu diperkuat dan lakukan pengontrolan sebanyak mungkin pada setiap detail pengaturan agar tidak terjadi kesalahan yang merugikan. Lakukan pengaturan pada bagian Appearance of Black pada kotak Preferences dengan tepat, mulai dari on screen hingga printing.

Bagi kamu yang ingin mendapatkan warna printing yang tepat dan akurat, maka harus melakukan pengaturan dan mengontrol setiap detailnya dengan baik. Begitu juga saat kamu ingin mencetak warna hitam, pastikan terlebih dahulu bahwa warna pada layar nantinya akan sesuai dengan warna hasil printing.

error: Content is protected !!